Kompas.com - 12/04/2022, 16:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Chery Motor Indonesia berencana mendukung program pemerintah RI dalam menyongsong era elektrifikasi kendaraan bermotor dengan cara menghadirkan produk mobil listrik.

Pasalnya secara global, perusahaan asal China tersebut sudah memiliki beragam teknologi elektrifikasi, dari Hybrid Electric Vehicle (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV), sampai Battery Electric Vehicle (BEV).

"Pemerintah sudah mulai menggalakkan kendaraan elektrifikasi. Dari kami sendiri, sudah siap dengan hal itu dan akan membawa mobil berteknologi itu," kata Marketing Director & Product Director PT Chery Motor Indonesia, Major Qin belum lama ini.

Baca juga: Tahap Awal, Chery Akan Numpang Pabrik untuk Rakit Mobil di Indonesia

Chery Tiggo 7 Pro di IIMS Hybrid 2022KOMPAS.com/STANLY RAVEL Chery Tiggo 7 Pro di IIMS Hybrid 2022

Hanya saja memang langkah terkait akan diterapkan secara bertahap. Di tahun ini, direncanakan akan dihadirkan versi PHEV dari model Tiggo 7 Pro dan Tiggo 8 Pro.

Tahun depan, giliran Chery Omoda 5 yang akan didatangkan versi PHEV dan BEV-nya. Tidak sampai di sana, EQ 1 juga di periode ini sudah bisa dipesan bagi yang berminat.

"Tiggo 7 Pro, Tiggo 8 Pro, sampai Omoda 5 akan kita hadirkan versi PHEV sampai BEV-nya. Ditunggu saja," kata dia.

"Bertahap. Dalam waktu dekat, kita akan hadirkan Tiggo 7 Pro yang versi bensin dahulu," tambah Qin.

Baca juga: Alasan Kenapa Setir Mobil Harus Lurus Saat Parkir

Produsen mobil asal China Chery, meresmikan kembalinya berbisnis di Indonesia, ikut dalam pameran IIMS Hybrid 2022, JIExpo, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2022).KOMPAS.com/Ruly Produsen mobil asal China Chery, meresmikan kembalinya berbisnis di Indonesia, ikut dalam pameran IIMS Hybrid 2022, JIExpo, Jakarta Pusat, Kamis (31/3/2022).

Artinya, hanya dalam waktu dua tahun hadir di Indonesia sedikitnya akan ada tiga produk elektrifikasi yang dibawa oleh Chery. Seluruh produk yang dikenalkan ini, nantinya akan diproduksi secara lokal dengan skema Completely Knocked Down (CKD).

Kini, perseroan masih melakukan hunting lokasi pabrik yang ideal. Diperkirakan, pabrik bisa dibangun dan beroperasi normal pada 2024 mendatang.

"Versi listrik dari Omoda 5 kami (berencana) untuk diluncurkan tahun depan. Untuk EQ1 dan Omoda 5, kami mengacu pada kondisi pasar untuk menentukan kapan waktu yang tepat untuk (kedua mobil) diluncurkan," ujar dia lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.