Rapor Penjualan Daimler Commercial Vehicle Indonesia Sepanjang 2021

Kompas.com - 30/03/2022, 11:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Daimler Commercial Vehicles Indonesia (DCVI) menunjukkan kinerja perusahaan yang tetap berjalan baik dan normal meskipun kondisi pandemi masih berlangsung selama hampir tiga tahun ini.

Penjualan retail Mercedes-Benz Truck secara total menunjukkan peningkatan market share untuk kategori >10 ton di 2021, sebesar 2 persen dibanding tahun 2020, yakni total 9,1 persen.

Angka penjualan ini didukung dengan peningkatan harga komoditas yang signifikan di dunia selama 2021, dan berkelanjutan hingga saat ini.

Salah satu hal yang meningkatkan penjualan adalah pembaruan pada produk Axor. Misalnya seperti pada warna interior kabin, sunvisor dan tambahan Front Bumper Aero Moulding menjadikan Axor semakin modern

Baca juga: Langkah Daimler Indonesia Masuk ke Standar Emisi Euro IV Mesin Diesel

Truk heavy duty Mercedes-Benz Axor.mercedes-benz.co.id Truk heavy duty Mercedes-Benz Axor.

Selain itu, dari sisi teknis, Axor rigid terbaru memiliki Gross Vehicle Weight Rating sebesar 26.500 Kg, sehingga mampu membawa beban lebih besar serta peningkatan pada bagian ban yang menjadi 11.00-20 bias untuk kapasitas beban ban yang lebih cost-efficient.

Sedangkan penjualan Mercedes-Benz Bus mengalami penurunan sebesar 0,9 persen dengan total 45,8 persen dibanding tahun sebelumnya.

Salah satu faktor yang menyebabkan penurunan penjualan ini adalah tidak adanya momen mudik sejak 2020. Selain itu beberapa operator bus mengalami kesulitan dikarenakan pandemi. Begitu juga adanya penundaan beberapa proyek dari sektor swasta dan juga pemerintah.

Baca juga: Update Kasus Penipuan Diler Honda MT Haryono, Pelaku Kambuhan

Jung-Woo Park, Presiden DIrektur PT DCVI mengatakan dirinya sangat senang dan puas dengan pencapaiannya di 2021. Bahkan pesanan yang masuk lebih banyak dibandingkan dari pasokan kami.

"Untuk tahun ini, saya percaya bahwa tahun 2022 akan menjadi tahun yang menjanjikan karena harga komoditas terus meningkat dan mencapai nilai rekor tinggi sejak awal Maret 2022, terutama untuk batu bara dan beberapa barang logam lainnya," ucapnya dalam siaran resmi yang Kompas.com terima, Selasa (29/3/2022).

Selain itu dengan mulai menurunnya angka penularan Covid-19, transportasi dan mobilitas masyarakat mulai meningkat. Ditambah lagi dengan sektor konstruksi seperti proyek IKN (Ibu Kota Negara) yang menjanjikan untuk bidang konstruksi.

Bus AKAP baru PO Bintang Utara PutraDOK. ADIPUTRO Bus AKAP baru PO Bintang Utara Putra

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.