Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 19/03/2022, 13:22 WIB
Serafina Ophelia,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aplikasi GPS seperti Google Maps dapat menjadi alternatif mudah bagi pemilik kendaraan bermotor untuk mengetahui rute terbaik dalam mencapai tujuan.

Maps seringkali mengarahkan pengemudi untuk melalui jalan yang lebih sepi dan terhindar dari macet. Namun, sepenuhnya mengandalkan aplikasi ini saat berkendara sebenarnya sangat berbahaya.

Baca juga: Kejadian Lagi, Pengendara Motor Masuk Tol gara-gara Salah Lihat Google Maps

Ada banyak kejadian di mana pengendara motor hanya mengandalkan aplikasi GPS tersebut saat berkendara. Misal, kejadian pemotor masuk ke jalan tol akibat mengikuti arahan maps dan malah tidak memperhatikan rambu serta keadaan jalan di sekitarnya.

Atau, seperti yang terjadi pada seorang warga Desa Jatirejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, baru-baru ini.

Disitat dari Regional.Kompas.com, pengendara motor ini tersesat di hutan akibat belum hafal rute dan mengikuti Google Maps dari telepon genggamnya.

Pemotor tersebut akhirnya berhasil ditolong oleh Tim SAR pada Kamis (17/3/2022) malam.

Ilustrasi pengendara motor wanitaSHUTTERSTOCK Ilustrasi pengendara motor wanita

Head of Safety Riding Promotion Wahana Agus Sani menjelaskan, saat membaca maps, pengendara motor tetap harus memperhatikan keadaan jalan di sekitar dan bukan sepenuhnya mengikuti arahan dari maps.

"Dalam membaca maps, sebaiknya pengendara juga harus memperhatikan rute yang dilaluinya. Jangan sampai salah arah atau salah tujuan. Jadi, sebaiknya pelajari dulu rute yang akan dilalui," ucap Agus saat dihubungi Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Hari Pertama MotoGP Mandalika Diklaim Berjalan Lancar

Dengan memperhatikan keadaan sekitar, pengendara motor bisa melakukan tindakan antisipasi seperti memperlambat kecepatan atau berbalik arah, jika diarahkan ke rute yang salah atau bahkan bukan jalur untuk kendaraan roda dua.

"Jangan juga saat kita berkendara, perhatian kita justru tertuju pada layar handphone, walaupun handphone tersebut telah ditempatkan di dasbor motor kita. Karena, pandangan kita saat berkendara harus selalu melihat jauh ke depan untuk mencari informasi jalan yang akan kita lalui," kata Agus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda
28th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com