Ajak Motor Retro Benelli Imperiale 400 Beraktivitas Harian di Jakarta

Kompas.com - 15/03/2022, 11:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Segmen retro klasik punya penggemar yang terjaga di Indonesia. Karena itu beberapa produsen setia menawarkan motor berpenampilan jadul.

Salah satu yang terjun di segmen motor retro klasik ialah Benelli Imperiale 400. Lewat tampilan klasik yang memikat, motor ini hadir mengisi celah di segmen motor retro klasik kelas 400cc.

Pada tulisan sebelumnya Kompas.com sudah membahas soal desain dan fitur, maka kali ini soal rasa berkendara, poin paling penting dalam rancang bangun dan kenyamanan saat naik motor.

Baca juga: Siap-siap, April 2022 Tilang Elektronik Berlaku di Jalan Tol

Benelli Imperiale 400 KOMPAS.com/Gilang Benelli Imperiale 400

Punya tampilan retro posisi duduknya nyaman. Imperiale 400 punya tinggi jok 780 mm. Kaki pengendara Kompas.com dengan tinggi 168 cm dan berat 71 kg hampir menapak sempurna.

Posisi setang bisa diangkau dengan nyaman dan punya lebar yang pas. Posisi kaki cukup nyaman, tidak terlalu menjulur ataupun menekuk.

Kunci kontak diputar, pencet tombol start dan mesin menyala. Hal pertama yang dirasakan ialah putaran mesinnya tinggi menyentuh 2.000 rpm lebih sedikit, tapi setelah idle turun ke 1.500 rpm.

Benelli Imperiale 400 Benelli Imperiale 400 Benelli Imperiale 400

Saat mesin idle suara mesin 400cc cukup menyenangkan dan adem. Kemudian getarannya cukup terasa tapi bukan artinya bergetar hebat. Getarannya lebih terasa seperti karakter motor itu sendiri.

Baca juga: Tampilan Sporty, Toyota Klaim Varian GR Sport Paling Laris

Gas diputar dan motor berjalan. Hal pertama yang dirasakan ialah pengendalian setang yang "antep." Saat baru jalan mungkin berpikir sedikit berat, tapi ke depan jadi keunggulan tersendiri.

Setang yang "antep" ini membuat stabilitas motor lebih enak baik saat kecepatan rendah ataupun tinggi.

Benelli Imperiale 400KOMPAS.com/Gilang Benelli Imperiale 400

Busa joknya terbilang padat tapi tidak sampai keras. Di bawah jok ada per ala motor jadul, membuat bantingannya jadi lebih lembut.

Baca juga: Alasan Toyota Belum Jual Parts GR Performance di Indonesia

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.