Kecerobohan yang Sering Dilakukan Pembeli Mobil Bekas

Kompas.com - 11/03/2022, 19:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com— Membeli mobil bekas kini menjadi alternatif yang dipilih banyak orang untuk memiliki kendaraan pribadi. Dengan harga yang lebih miring dari mobil baru, mobil bekas dengan kualitas yang bagus kini bisa di bawa pulang.

Akan tetapi, saat membeli mobil bekas masih masih banyak yang gegabah. Sehingga kendaraan yang di beli tidak sesuai harapan.

Sutadi Chief Operating Officer (COO) mobil88 mengatakan jika calon pembeli kerap melakukan beberapa kesalahan sebelum membeli mobil bekas.

Baca juga: Harga Resmi dan Tempat Beli Tiket MotoGP Mandalika 2022

“Pengetahuan calon pembeli tentang mobil sangat minim. Alhasil mereka tidak memeriksa kondisi body mobil bekas, jarak tempuh, mesin, kaki-kaki mobil dan sebagainya,” kata Sutadi pada Kompas.com, Jumat (11/3/2022).

Tidak mencari tahu informasi tentang mobil membuat pembeli kurang terbekali. Akibatnya, pembeli mudah tergiur dengan harga mobil bekas yang miring tanpa mengetahui spesifikasi tentang mobil.

Bisa saja penjual mobil bekas menawarkan harga mobil bekas yang tidak imbang dengan kondisinya. Karena pernah di pakai oleh orang lain, setiap mobil bekas tidak akan sempurna seperti mobil baru.

Mobil bekas di Tasya Mobil, Kota BengkuluKOMPAS.COM/FIRMANSYAH Mobil bekas di Tasya Mobil, Kota Bengkulu


Calon pembeli kerap mengabaikan memeriksa body mobil secara interior dan eksterior. Tidak hanya itu saja, jarak tempuh dan kondisi mesin juga jarang diperiksa karena terlalu percaya pada penjual.

Mesin sendiri menjadi komponen yang penting bagi mobil, bila mobil bekas alami masalah pada mesin maka harus dipertimbangkan. Pasalnya, jika mengganti atau perbaikan mesin akan membutuhkan biaya tambahan lagi.

Jika tidak paham akan mesin, pembeli bisa mengajak rekan atau orang lain yang paham akan mesin. Dengan begitu orang tersebut akan membantu untuk memeriksa kondisi mesin mobil bekas sebelum di beli.

Baca juga: Karakter Konsumen Italjet Dragster, Gaul dan Kaya

Sutadi juga mengatakan, selain kerap tidak memperhatikan kondisi mobil dengan teliti, calon pembeli mobil bekas juga abai pada kelengkapan surat mobil.

Calon pembeli mobil bekas sering tidak memeriksa keabsahan surat-surat dari mobil bekas yang akan di beli. Padahal kelengkapan BPKB, Faktur dan Form A dari mobil bekas sangat penting.

“Belilah mobil bekas di showroom atau penjual yang terpercaya. Banyak-banyak mencari tau dengan ahlinya, terutama di bidang used car sebelum memutuskan membeli mobil bekas,” tutup Sutadi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.