Bus Listrik Transjakarta Dipastikan Aman Usai 3 Bulan Masa Percobaan

Kompas.com - 11/03/2022, 08:22 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Peluncuran bus listrik Transjakarta sebanyak 30 unit, yang beroperasi di empat rute non-BRT (Bus Rapid Transit), diklaim telah menjalani berbagai pengujian selama 3 bulan.

Yoga Adiwinarto, Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transjakarta, mengatakan, puluhan unit bus listrik tersebut telah menjalani berbagai uji coba, termasuk ketahanan baterainya, sehingga dipastikan aman beroperasi.

“Kemudian dilihat bagaimana konsumsi energinya, lalu pengujian daya habis berapa lama saat keadaan ‘idle’ atau tidak beroperasi, itu kami coba,” ujar Yoga, disitat dari Antara (11/3/2022).

Baca juga: Lupa Bawa Dompet, Apakah Boleh Mengandalkan Foto SIM di Ponsel?

bagian dalam bus listrik transjakartakompas.com/janlika putri bagian dalam bus listrik transjakarta

“Kami melakukan pengujian untuk melihat kecocokan dengan layanan Transjakarta, terlebih ini diklaim produsen bertahan 200-300 kilometer. Itulah mengapa tiga bulan dilaksanakan uji cobanya,” kata dia.

Untuk diketahui, dalam pengujian bus listrik ini, Transjakarta menggandeng Kementerian Perhubungan yang memiliki balai pengujian.

Dari sisi keamanan dan adanya informasi kendaraan listrik terbakar ketika dalam keadaan terparkir, Yoga menyebutkan, hal itu pun telah diuji dan dapat dipastikan unit bus tersebut bebas dari masalah tersebut.

Baca juga: Bos Prestige Enggan Berkomentar Soal Pembelian Mobil Mewah Indra Kenz

Bus listrik Transjakarta mulai beroperasi untuk 4 rute non-BRT saat diresmikan di Plaza Selatan Monumen Nasional, Selasa (8/3/2022).KOMPAS.com/SINGGIH WIRYONO Bus listrik Transjakarta mulai beroperasi untuk 4 rute non-BRT saat diresmikan di Plaza Selatan Monumen Nasional, Selasa (8/3/2022).

Menurutnya, terbakarnya kendaraan listrik saat diparkir dikarenakan kelebihan saat pengisian daya baterai (overharge).

“Ini seperti ponsel dari tahun 2000 sampai sekarang kan berbeda banget, banyak teknologi yang dipasang untuk meningkatkan keamanan dari sistem pengisian dayanya. Dan bus ini sudah sesuai kualifikasi kita,” kata Yoga.

Sebagai informasi, 30 unit bus listrik ini dioperasikan oleh PT Mayasari Bakti dan beroperasi pada rute non-BRT, yakni rute 1P (Terminal Senen-Bundaran Senayan), 1R (Tanah Abang-Terminal Senen), 1N (Blok M-Tanah Abang), dan 6N (Ragunan-Blok M) dengan jam operasional pukul 06.00-21.00 WIB.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.