Dampak dari Konflik Rusia-Ukraina, Seri Formula 1 di Rusia Batal

Kompas.com - 26/02/2022, 09:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Konflik yang terjadi antara Rusia dan Ukraina mulai berdampak luas ke sektor beragam, salah satunya olahraga balap. Terkait ajang balap Formula 1 Grand Prix Rusia, dipastikan batal terlaksana tahun ini.

Dikutip dari Autocar.co.uk, Sabtu (26/2/2022), banyak yang mempertanyakan apakah balapan yang seharusnya digelar 25 September tersebut tetap akan dilakukan. Setelah invasi yang dilakukan Rusia, beberapa pebalap justru yang meminta untuk dibatalkan.

Baca juga: Pakai Biofuel, Tenaga Mobil Balap Formula 1 Diyakini Merosot

"Kejuaraan Dunia FIA Formula 1 mengunjungi negara-negara di seluruh dunia dengan visi positif untuk menyatukan orang, menyatukan bangsa. Kami menyaksikan perkembangan di Ukraina dengan kesedihan dan keterkejutan dan harapan untuk penyelesaian yang cepat dan damai untuk situasi saat ini," tulis pernyataan FIA.

Mobil balap Formula 1 tim Red Bull RacingDok. Red Bull Racing Mobil balap Formula 1 tim Red Bull Racing

"Pada Kamis malam, Formula 1, FIA, dan tim membahas posisi olahraga kami, dan kesimpulannya adalah, termasuk pandangan semua pemangku kepentingan terkait, bahwa tidak mungkin menggelar Grand Prix Rusia dalam situasi saat ini," sambungnya.

Sebelumnya, Sebastian Vettel juga sudah mengungkapkan pendapat pribadinya. Menurutnya, salah jika tetap mengadakan balapan di negara tersebut.

Baca juga: Penasaran Apa yang Terjadi pada Ban Bekas Mobil Formula 1?

"Saya minta maaf pada orang-orang, orang-orang yang tak bersalah yang kehilangan nyawanya, terbunuh untuk alasan bodoh di bawah kepemimpinan yang gila dan sangat aneh," kata Vettel.

Max Verstappen menang pada seri terakhir Formula 1 (F1) 2021 di GP Abu Dhabi. (Photo by KAMRAN JEBREILI / POOL / AFP)KAMRAN JEBREILI Max Verstappen menang pada seri terakhir Formula 1 (F1) 2021 di GP Abu Dhabi. (Photo by KAMRAN JEBREILI / POOL / AFP)

Pernyataan tersebut juga didukung oleh prinsipal tim Red Bull Christian Horner. Menurutnya, tidak ada kemungkinan untuk bisa pergi ke Rusia dalam kondisi seperti sekarang ini.

"Ini adalah masalah bagi badan pemerintah dan pemegang hak komersial yang bertanggung jawab, tapi seberapa besar hal-hal bisa berubah antara sekarang dan September?" ujar Horner.

Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, saat beraksi dalam ajang Formula 1 2021 GP Bahrain di Sirkuit Internasional Bahrain pada Minggu 28 Maret 2021. GIUSEPPE CACACE Pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, saat beraksi dalam ajang Formula 1 2021 GP Bahrain di Sirkuit Internasional Bahrain pada Minggu 28 Maret 2021.

Pebalap McLaren Lando Norris juga mengatakan bahwa tidak tepat untuk saat ini balapan di Sochi Autodrom.

Sampai saat ini belum dipastikan apakah jadwal Grand Prix Rusia akan digantikan dengan sirkuit lain pada tanggal yang sama.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.