Jangan Terlalu Penuh, Ini Batas Aman Mengisi BBM pada Motor

Kompas.com - 19/02/2022, 17:42 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) sudah menjadi rutinitas pengguna kendaraan bermotor agar dapat digunakan dalam jarak atau durasi tertentu.

Dalam upaya menambah kepraktisan atau tidak sering bulak-balik SPBU terdekat, biasanya pemilik mengisi BBM kendaraan secara penuh. Tidak terkecuali pada sepeda motor.

Namun, perlu diketahui bahwa prilaku tersebut tidak sepenuhnya benar. Sebab ada batas pengisian yang harus diperhatikan ke semua pemilik supaya tidak timbul masalah baru kelak.

Baca juga: Minat Pelat Nomor Cantik, Siapkan Dana Minimal Rp 5 Juta

Pengendara motor mengisi BBM jenis Pertalite di sebuah SPBU Pertamina di Jakarta, Jumat (24/12/2021). Pemerintah berencana menghapus BBM RON 88 Premium  dan RON 90 Pertalite sebagai upaya  mendorong penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay Pengendara motor mengisi BBM jenis Pertalite di sebuah SPBU Pertamina di Jakarta, Jumat (24/12/2021). Pemerintah berencana menghapus BBM RON 88 Premium dan RON 90 Pertalite sebagai upaya mendorong penggunaan BBM yang lebih ramah lingkungan. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/wsj.

Technical Service Divison PT Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno mengatakan, batas aman itu terpasang di mulut tangki. Apabila terlalu luber dikhawatirkan BBM masuk ke bagian lain.

“Batas amannya bisa dilihat pada mulut tangki. Usahakan bensin rata dengan lubang tutup tangki di bagian bawah,” ucap Endro kepada Kompas.com belum lama ini.

Memang sebagian motor sudah ada saluran di sekitar tangki yang mengalirkan bensin berlebih ke darat atau tanah. Namun kondisi saluran itu juga harus baik, jangan sampai ketika bensin yang melewati saluran tersebut malah tercecer.

Baca juga: Saat Belajar Nyetir Mobil Penting Jaga Suasana Hati

Sayap di tangki motor LorenzoFoto: Miquel Liso/Motorsport.com Sayap di tangki motor Lorenzo

“Dikhawatirkan, bensin yang menetes ini bisa menyebabkan motor terbakar kalau ada pemantiknya. Maka dari itu, agar lebih aman isi bensin penuh jangan sampai luber,” kata Endro.

Ia melanjutkan, jika isi tangki penuh dengan bensin pemilik kendaraan tidak perlu khawatir soal sirkulasi udaranya. Bagian tutup tangki tersedia lubang agar sirkulasi udara dari dalam tangki bisa lancar.

“Jadi aman saja jika ingin mengisi tangki sampai penuh, asalkan jangan terlalu luber,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.