Pasokkan Alphard Terus Berkurang, Ini Penjelasan Toyota Indonesia

Kompas.com - 19/02/2022, 14:02 WIB
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Pasokkan kendaraan berjenis multi purpose vehicle (MPV) premium dari Toyota, Alphard ke Indonesia terus berkurang sejak akhir 2021 kemarin. Bahkan pada awal tahun ini, distribusinya mencapai titik nol unit.

Dijelaskan Direktur Pemasaran PT Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, hal tersebut karena adanya gangguan kegiatan manufaktur di Jepang, tempat Alphard diproduksi.

"Hanya sedikit gangguan produksi di Jepang. Diakui beberapa kali kami mengalami isu produksi, pengurangan produksi yang berlangsung mulai akhir tahun lalu sampai mungkin awal 2022," katanya dalam konferensi virtual Kamis, (17/2/2022).

Baca juga: Siap Meluncur, Hyundai Stargazer Tertangkap Kamera Lagi Tes Jalan

"Mudah-mudahan tidak lama lagi akan recover (pulih). Tetapi kalau dari sisi permintaan, masih cukup baik," lanjut Anton.

Interior Toyota AlphardTAM Interior Toyota Alphard

Namun, Anton tak menyebutkan alasan gangguan dimaksud. Bila mengacu keadaan industri otomotif secara umum, beberapa waktu lalu memang ada hambatan imbas pasokkan komponen cip semikonduktor.

Kondisi tersebut, membuat Toyota serta pabrikan otomotif Jepang lain beberapa kali harus melakukan pengurangan hingga pemberhentian sementara kegiatan produksi.

Selain itu, tersendatnya pasokkan Alphard ke Indonesia juga karena ada masa tunggu impor untuk kode Vehicle Identity Number (VIN) baru. Sebab mobil berstatus Completely Built-Up (CBU) atau impor secara utuh dari Jepang.

Baca juga: Kupas Mesin Voxy Baru yang Diklaim Lebih Bertenaga dan Efisien

"Kalau di Januari memang biasa (pasokkan mencapai nihil), karena kalau CBU rata-rata kami tidak melakukan impor di Desember karena memang produksi VIN 2021. Sebab biasanya konsumen ingin VIN Code yang baru (2022)," kata Anton.

Interior Toyota AlphardTAM Interior Toyota Alphard

"Jadi kebanyakan kendaraan VIN Code baru yang diproduksi di Januari itu sampai ke Indonesia pada Februari atau Maret," lanjut dia.

Diketahui, berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraaan Bermotor Indonesia (Gaikindo) pada kuartal IV/2021 secara berurutan Toyota hanya mengimpor Alphard sebanyak 296 unit, 78 unit, dan 0 unit.

Padahal pada tiga bulan sebelumnya, alias Juli-September 2021, pasokkan Alphard secara total mencapai 1.733 unit. Adapun keadaan suplai nihil tersebut, bertahan hingga Januari 2022.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.