Beberapa Faktor yang Membuat Truk Tidak Kuat Menanjak

Kompas.com - 16/02/2022, 19:31 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Baru-baru ini terjadi kecelakaan yang melibatkan truk tronton dan bus di ruas Jalur Daendles, Desa Bangkok, Kecamatan, Lamongan, Selasa (15/2/2022).

Berdasarkan keterangan, kecelakaan tersebut terjadi lantaran truk tidak kuat menanjak, sehingga truk mundur dan akhirnya menabrak bus yang berada di belakangnya.

Bus tersebut diduga tidak bisa menghindar sehingga terjadi tabrakan antara kedua kendaraan tersebut. Akibatnya 18 penumpang mengalami luka-luka.

Baca juga: Petugas Gabungan Gelar Operasi Truk ODOL di Tol Tangerang-Merak

Kecelakaan yang diakibatkan oleh kendaraan besar yang gagal menanjak sudah cukup sering terjadi. Bahkan tidak sedikit yang menimbulkan korban jiwa.

Prasetyo Adi Yudho, Deputy GM Product Division PT Hino Motor Sales Indonesia mengatakan, ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan truk gagal melewati tanjakan dan mundur tidak terkendali.

Sebuah truk terguling di Jalan Pembangunan, Kecamatan Cibeureum, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (28/4/2016). KOMPAS.COM/BUDIYANTO Sebuah truk terguling di Jalan Pembangunan, Kecamatan Cibeureum, Sukabumi, Jawa Barat, Kamis (28/4/2016).

“Pertama adalah beban kendaraan. Jika overloading, membuat kapasitas rem tidak mampu menahan beban,” ucap Prasetyo kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Faktor selanjutnya adalah dilihat apakah mesin truk mati saat menanjak. Apabila truk tersebut masih menggunakan sistem rem air over hydraulic (AOH), truk tidak bisa mengerem ketika mesin mati karena tidak ada udara yang dihasilkan.

“Faktor ketiga bisa terjadi karena minyak rem yang bocor, jadi tidak berfungsi. Selain itu, rem parkir yang tidak berfungsi atau sopir tidak menarik rem parkir saat kendaraan tidak sanggup menanjak juga bisa menjadi penyebabnya,” kata dia.

Baca juga: ITDC Siap Benahi Sirkuit Mandalika, Jadwal MotoGP Tetap

Penyebab lainnya, kata Prasetyo, bisa disebabkan karena posisi transmisinya netral. Jika transmisi dalam keadaan netral, maka tidak ada engine brake yang membantu menahan laju truk. Sehingga truk bisa meluncur tak terkendali.

“Namun, faktor-faktor di atas hanya sebatas asumsi saja. Perlu penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti kecelakaan tersebut,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.