Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mitos atau Fakta, Sering Mengecas Ponsel Bikin Aki Motor Cepat Soak?

Kompas.com - 14/02/2022, 09:12 WIB
Dio Dananjaya,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Dewasa ini hampir semua mobil atau motor keluaran baru, telah dilengkapi dengan power outlet yang bisa digunakan untuk mengisi ulang daya ponsel.

Fitur tersebut memang sangat berguna terutama buat Anda yang sering berkendara atau beraktivitas sehari-hari.

Namun, banyak yang beranggapan jika sering mengecas ponsel di motor bisa menyebabkan aki menjadi soak. Sebab, arus listrik pada motor hanya bersumber dari aki.

Baca juga: Quartararo Sebut Sirkuit Mandalika Seperti Lintasan Motorcross

Power outlet pada Honda PCX 160 di Jepang dan Thailand pakai USB Socket type CDok. Honda.co.jp Power outlet pada Honda PCX 160 di Jepang dan Thailand pakai USB Socket type C

Endro Sutarno, Technical Division PT Astra Honda Motor (AHM), mengatakan, fitur power outlet di motor tidak akan membuat baterai atau aki soak.

Meski begitu, agar proses pengisian tetap aman dan tidak menimbulkan kerugian bagi pemilik, ada beberapa syarat yang harus dipatuhi.

“Asalkan pada saat melakukan pengecasan HP, mesin dalam keadaan hidup, baterai motor tidak akan soak,” ujar Endro, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Dipakai Marc Marquez, AHM Belum Tertarik Jual Vario 160 Repsol Honda

Ilustrasi aki motorIstimewa Ilustrasi aki motor

“Tapi, jika digunakan saat mesin tidak dihidupkan, aki akan cepat soak,” kata dia.
Endro menjelaskan, saat mesin mati, arus listriknya disedot dari aki atau baterai. Sedangkan aki tidak mendapat pengisian saat mesin motor mati.

“Jika hal ini dilakukan terus-menerus, arus listrik yang ada di aki akan habis. Kalau sudah habis arus listrik di aki, tidak bisa dicas, jadi harus ganti yang baru,” kata Endro.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com