Libur Imlek 2022, Jalur Puncak Bogor Terapkan Sistem Ganjil Genap

Kompas.com - 01/02/2022, 07:02 WIB

BOGOR, KOMPAS.com - Mengantisipasi lonjakan kendaraan libur Tahun Baru Imlek 2022, kepolisian akan kembali memberlakukan sistem ganjil genap di jalur Puncak Bogor, Jawa Barat.

Kebijakan ganjil genap ini diambil untuk membatasi kendaraan atau mobilitas masyarakat ke kawasan wisata pada libur Tahun Baru Imlek, Selasa (1/2/2022).

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan, aturan ganjil genap ini masih seperti dengan sebelumnya, mengikuti sesuai dengan tanggal pada kalender.

Baca juga: Video Kecelakaan di Media Sosial Bisa Jadi Pembelajaran

"Tetap kita laksanakan (ganjil genap), kemudian kita kasih imbauan ke tempat wisata untuk memaksimalkan aplikasi PeduliLindungi," kata Iman, mengutip Kompas Regional, di Ciawi, Kabupaten Bogor, Senin (31/1/2022).

Ganjil genap bogorPetugas kepolisian sedang berjaga di titik check point Pos Baranangsiang, Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (15/1/2021). Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Kota Bogor menerapkan ganjil genap berdasarkan pelat nomor kendaraan di akhir pekan ini untuk mengantisipasi penyebaran varian Omicron. Ganjil genap bogor

Skema arus lalu lintas berbasis nomor polisi ganjil genap bagi kendaraan roda dua dan empat ini diberlakukan sebagai upaya antisipasi lonjakan Covid-19 di wilayah Bogor.

Sebab, di hari libur biasanya pengunjung atau wisatawan jumlahnya melonjak, khususnya di penginapan-penginapan dan vila. Namun, di satu sisi ekonomi di kawasan wisata harus tetap berjalan.

"Salah satu upayanya ganjil genap itu. Dengan ganjil genap ini orang-orang dibatasi mau naik. Jadi bisa memotong setengah jumlah pengunjunglah paling enggak," ujarnya.

Baca juga: Awal Mula Bus High Deck, Penumpang Butuh Bagasi Luas

Petugas kepolisian sedang memutar balik kendaraan seorang ibu yang mengaku anggota DPRD DKI Jakarta, di Pos Pemeriksaan Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (25/9/2021)KOMPAS.COM/AFDHALUL IKHSAN Petugas kepolisian sedang memutar balik kendaraan seorang ibu yang mengaku anggota DPRD DKI Jakarta, di Pos Pemeriksaan Simpang Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (25/9/2021)

"Gage (ganjil genap) ini sifatnya fleksibel, lihat situasi. Karena gimana caranya juga itu ekonomi harus jalan dan Covid-19 juga bisa terkendali," jelas Iman menambahkan.

Selain melakukan ganjil genap atau gage, kepolisian juga terus berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor dalam rangka pembatasan kegiatan atau aktivitas wisatawan.

Dengan adanya koordinasi seperti ini kata Iman, diharapkan tidak terjadi penumpukan sesuai kapasitas pembatasan wisatawan.

Identifikasi tempat wisata yang menjadi sasaran liburan didorong memiliki protokol kesehatan yang baik dan benar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.