Cara Kerja Sistem Pembayaran Tol Nirsentuh yang Akan Diterapkan di Indonesia

Kompas.com - 27/01/2022, 07:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berupaya ingin menerapkan sistem transaksi tol nontunai nirsentuh Multi Lane Free Flow (MLFF).

Sistem transaksi nontunai berbasis MLFF ini menjadi salah satu inovasi baru melalui sistem pembayaran nirsentuh untuk menciptakan efisiensi, efektivitas, keamanan, dan kenyamanan dalam penerapan sistem pembayaran jalan tol di Indonesia.

Baca juga: Estimasi Harga All New Honda HR-V

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, melalui Surat Menteri PUPR Nomor: PB.02.01-Mn/132 tanggal 27 Januari 2021, telah menetapkan Roatex Ltd sebagai pemrakarsa proyek sebagai pemenang lelang.

"Dengan diimplementasikannya sistem ini pengendara tidak lagi perlu berhenti dan kendaraan dapat terus berjalan seperti biasa, sehingga tidak ada lagi antrean pada gerbang tol dan mempersingkat waktu tempuh dan efisien," jelas Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Krisno Yuwono melansir Kompas.com, Rabu (26/1/2022).

Ruas tol Tangerang-Merak secara bertahap akan beralih ke setruk digital sebagai bukti pembayaran bagi pengguna jalan tol.Dok Humas Astra Tol Tangerang-Merak Ruas tol Tangerang-Merak secara bertahap akan beralih ke setruk digital sebagai bukti pembayaran bagi pengguna jalan tol.

Kementerian PUPR menjelaskan, sistem MLFF ini menggunakan teknologi Global Navigation Satellite System (GNSS) sehingga transaksinya nanti hanya melalui aplikasi khusus jalan tol yang diunduh melalui gawai pintar (smartphone).

Selanjutnya GPS akan menentukan lokasi yang dideterminasi oleh satelit dan proses map-matching akan berjalan di sistem pusatnya.

Baca juga: Pemerintah Mulai Uji Coba Bensin Sawit RON 115

Saat kendaraan keluar tol dan proses map-matching berakhir, sistem akan melakukan kalkulasi tarif. Dengan sistem ini, nantinya pengendara tidak perlu berhenti di gerbang tol sehingga dapat mempersingkat waktu tempuh.

Cara kerja MLFF ini berbeda dengan sistem pembayaran tol konvensional sebelumnya. Yang berlaku saat ini, pada saat melakukan transaksi pembayaran di gerbang tol, tentunya sebagai pengemudi membutuhkan waktu untuk membuka kaca kendaraan kemudian melakukan tapping kartu elektronik.

Penerapan sistem transaksi tol nontunai nirsentuh berbasis multi-lane free flow (MLFF).BPJT Penerapan sistem transaksi tol nontunai nirsentuh berbasis multi-lane free flow (MLFF).

Namun, dengan diterapkannya teknologi transaksi nirsentuh atau MLFF di Indonesia, pengguna tol tidak perlu lagi berhenti di gerbang tol apalagi mengantri saat melakukan pembayaran.

Nantinya, saat kendaraan melewati pintu tol, saldo uang elektronik yang ada pada aplikasi di ponsel akan langsung terpotong.

Baca juga: Keluhan Rocky dan Raize, Indikator Malfungsi sampai Komponen Kaki-kaki

Dengan penggunaan uang elektronik telah mengurangi waktu transaksi menjadi 4 detik dibandingkan transaksi manual 10 detik.

Sehingga, penggunaan MLFF tentunya memiliki manfaat sangat besar karena bisa menghilangkan waktu antrian menjadi nol detik. Manfaat lain adalah efisiensi biaya operasi dan juga meminimalisir bahan bakar kendaraan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.