Mengeluarkan Anggota Tubuh Saat Mobil Melaju Sangat Berbahaya

Kompas.com - 25/01/2022, 08:12 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini ramai pembicaraan mengenai konvoi mobil mewah di Jalan Tol Andara, Minggu (23/1/2022). Banyak dibicarakan karena diunggah akun Instagram NTMC Polda Metro Jaya.

Kepala Satuan Patroli Jalan Raya Polda Metro Jaya Kompol Sutikno menjelaskan kepada media kalau rombongan tersebut melakukan dokumentasi yang berimbas lalu lintas di belakangnya terhambat.

"Jadi, yang terekam di kamera CCTV itu mobil memenuhi jalan, sambil mobil yang paling depan ada yang mendokumentasikan. Sebab, ada yang membuka mobil dan mengambil gambar. Kan tidak boleh di tol itu mengeluarkan anggota badan," katanya kepada wartawan, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Konvoi Mobil di Tol Andara, Ini Kronologis Lengkapnya Menurut Polisi

Konvoi mobil mewah di Tol Andara yang menyebabkan lalu lintas terhambatDok. Polda Metro Jaya Konvoi mobil mewah di Tol Andara yang menyebabkan lalu lintas terhambat

Pada gambar dari CCTV yang redaksi terima juga terlihat beberapa mobil di depan rombongan yang bertugas mengambil gambar. Penumpang pada kendaraan tersebut nampak mengeluarkan anggota tubuh dari kaca samping, sun roof, bahkan membuka bagasi belakang.

Menanggapi kejadian seperti ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, ada bahaya dari mengeluarkan anggota tubuh pada mobil yang bergerak dan bisa membahayakan dirinya sendiri.

“Kan semua penumpang wajib menggunakan safety belt dan duduk dengan posisi sempurna. Kalau dia mengeluarkan anggota tubuh, bisa terpeleset, terjepit, atau terjatuh,” kata Sony kepada Kompas.com, Senin (24/1/2022).

Baca juga: Cara Cegah Mobil Alami Rem Blong, Hindari Kebiasaan Ini

Jadi untuk orang yang mengeluarkan anggota tubuhnya ketika mobil berjalan, jangan merasa aman kalau aksinya itu membahayakan. Jangan sampai kejadian kecelakaan dulu baru sadar kalau hal tersebut berbahaya.

“Club otomotif sudah seharusnya paham akan hal itu sehingga tidak membuat kebodohan di tempat umum. Selain itu juga bisa menghambat bahkan membahayakan,” ucap Sony.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.