Kompas.com - 10/01/2022, 06:42 WIB
Pengujian emisi dan performa Toyota Fortuner 2.4 VRZ Diesel Jakarta-Yogyakarta dalam acara Kompas Otomotif Challenge (KOC) 2021. KOMPAS.com/GilangPengujian emisi dan performa Toyota Fortuner 2.4 VRZ Diesel Jakarta-Yogyakarta dalam acara Kompas Otomotif Challenge (KOC) 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Mobil yang terawat akan memberikan rasa nyaman dan aman selama di perjalanan. Untuk itu, tiap pemilik kendaraan harus memahami bagaimana cara yang benar dalam merawatnya.

Sebab, tidak semua mobil memiliki cara perawatan yang sama. Pada mobil bensin dengan mobil diesel, terdapat beberapa perbedaan.

Perawatan yang sama adalah rutin dalam penggantian oli mesin. Sehingga, komponen di dalam mesin dapat selalu terlumasi dengan optimal.

Baca juga: Lelang Toyota Fortuner Tahun 2014, Limit Rp 200 Jutaan

1. Memanaskan dan Mematikan Mesin
Khusus mesin diesel, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah cara memanaskan mobil dan cara mematikannya.

Pengujian emisi dan performa Toyota Fortuner 2.4 VRZ Diesel Jakarta-Yogyakarta dalam acara Kompas Otomotif Challenge (KOC) 2021.KOMPAS.com/Gilang Pengujian emisi dan performa Toyota Fortuner 2.4 VRZ Diesel Jakarta-Yogyakarta dalam acara Kompas Otomotif Challenge (KOC) 2021.

Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor (TAM) Didi Ahadi, mengatakan, kendaraan tidak perlu dipanaskan terlalu lama. Sebab, mesin diesel terbaru sudah memiliki pengaturan secara elektronik yang dapat menyesuaikan dengan kondisi mesin.

"Memanaskan mesin cukup dilakukan selama lima menit sebelum mobil digunakan. Agar pelumas dapat melindungi komponen mesin yang bergesekan," ujar Didi, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Didi menambahkan, memanaskan mobil diesel terlalu lama bisa berakibat buruk. Salah satunya dikarenakan efek gas buang dari knalpot yang berbahaya untuk kesehatan. Apalagi, jika memanaskan mobil di dalam garasi rumah.

Baca juga: Toyota New Fortuner Mengaspal di Indonesia Pekan Depan

Untuk mematikan mobil diesel, khususnya yang sudah dilengkapi dengan turbo, ada cara tersendiri. Berbeda perlakuannya dengan mobil bensin.

Review Toyota New Fortuner VRZ TRD Sportivo untuk harianKompas.com / Setyo Adi Review Toyota New Fortuner VRZ TRD Sportivo untuk harian

"Jadi jika mobil habis digunakan dalam kecepatan tinggi dan diatas dua jam, itu jangan langsung dimatikan karena untuk perawatan ke turbonya, pelumasan ke turbonya," kata Didi.

Sebaiknya, tunggu sekitar 30 detik sebelum mematikan mesin. Tujuannya adalah agar sirkulasi pelumas, pendingin, dan yang lainnya kembali ke kondisi normal. Jika langsung dimatikan, dikhawatirkan akan terjadi keausan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.