Bergulir Wacana Penutupan Tol Jagorawi Saat Malam Tahun Baru

Kompas.com - 21/12/2021, 07:22 WIB
Ilustrasi kemacetan di jalur puncak ANTARA FOTO/ARIF FIRMANSYAHIlustrasi kemacetan di jalur puncak

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesuai Surat Edaran (SE) Nomor 109 Tahun 2021 rilisan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) membahas tentang aturan terbaru perjalanan dengan transportasi darat selama Libur Nataru, polisi berhak melakukan pengaturan lalu lintas sesuai dengan diskresi yang berlaku.

Oleh sebab itu, muncul wacana untuk menutup akses Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) arah Puncak, Bogor pada momen perayaan Tahun Baru 2022.

Penutupan akses tol tersebut dilakukan jika ada diskresi dari Polres Bogor seusai menilai kondisi volume lalu lintas ketika dirasa mulai mengalami kepadatan.

Wacana penutupan akses Tol Jagorawi menuju daerah Puncak ini akan dilakukan mulai 31 Desember 2021, pukul 16.00 WIB.

Baca juga: Pengendara Motor Pengawal Ambulans Kena Tilang, Ini Penjelasan Polisi

Nantinya, akses tol tersebut bakal dibuka kembali pada pagi keesokan harinya, 1 Januari 2022 pukul 06.00 WIB.

Menurut Tri Wahyu Subekti, GM Representative Office 1 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, dalam konferensi pers, Senin (20/12/2021), penutupan akses tersebut jadi salah satu upaya meningkatkan layanan Tol Jagorawi.

Ruas Tol Jagorawi Jasa marga Ruas Tol Jagorawi

Selain itu, langkah tersebut diwacanakan sebagai antisipasi kepadatan arus lalu lintas yang rutin terjadi tiap malam pergantian tahun, mengingat Tol Jagorawi masih jadi jalur favorit masyarakat untuk menuju daerah Puncak, Bogor.

Tri turut mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polres Bogor mengenai wacana penutupan akses tol tersebut guna membatasi mobilitas masyarakat.

Baca juga: Ban Mobil Rusak Hantam Lubang di Tol, Pengemudi Bisa Minta Ganti Rugi

"Nanti mungkin biasanya dari pihak kepolisian akan memasang spanduk informasi sebelumnya untuk pemberitahuan kepada pengguna jalan," kata ia menjelaskan.

Di samping itu, Jasamarga Metropolitan Tollroad juga sudah mengindentifikasi titik-titik rawan kepadatan lalu lintas. Sudah dipastikan pula tidak ada gangguan di lajur yang kemungkinan berdampak menambah kepadatan.

Sebagai pengingat, menurut SE 109 Tahun 2021, pihak kepolisian memiliki diskresi untuk mengendalikan perjalanan darat bagi pengguna kendaraan pribadi dengan menerapkan pengaturan lalu lintas, baik di jalan tol maupun non-tol, dalam bentuk contraflow, sistem satu arah, hingga ganjil genap.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.