Kompas.com - 07/12/2021, 16:41 WIB
Sejumlah sepeda motor nekat menerobos ke jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Senin (24/7/2017). Dinas Perhubungan DKI Jakarta bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah melakukan razia untuk menertibkan pengendara sepeda motor yang melintas di JLNT tersebut. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOSejumlah sepeda motor nekat menerobos ke jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta, Senin (24/7/2017). Dinas Perhubungan DKI Jakarta bekerja sama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah melakukan razia untuk menertibkan pengendara sepeda motor yang melintas di JLNT tersebut. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, beredar video kecelakaan mobil yang kabarnya terjadi di Jalan Layang Non Tol (JLNT). Kecelakaan itu disebutkan karena kelalaian pengendara sepeda motor.

Pada video yang diunggah oleh akun Instagram @dashcam_owners_indonesia, disebutkan bahwa ada pengendara motor yang naik JLNT dan mengurangi kecepatan secara tiba-tiba saat berada di lajur kanan JLNT Antasari.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dash Cam Owners Indonesia (@dashcam_owners_indonesia)

Padahal, sudah jelas bahwa sebelum naik JLNT terdapat rambu-rambu lalu lintas yang melarang motor untuk melintas. Adanya larangan ini bertujuan untuk melindungi nyawa pengguna motor itu sendiri.

Baca juga: Mengapa Motor Dilarang Lewat JLNT Casablanca, Ini Kata Polisi

Dari sekian banyak penyebab, salah satu yang ditekankan adalah adanya kemungkinan pengendara motor celaka akibat kuatnya embusan angin di atas JLNT.

Sejumlah pelaku yang terlibat aksi balap liar di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan diberikan hukuman mendorong motor ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (6/9/2021) dini hari.KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Sejumlah pelaku yang terlibat aksi balap liar di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Antasari, Jakarta Selatan diberikan hukuman mendorong motor ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Senin (6/9/2021) dini hari.

Trainer Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, mengatakan, kondisi jalur JLNT tidak cocok untuk dilintasi sepeda motor, karena dinilai terlalu tinggi. Ketinggian ini yang dinilai bisa membuat motor mudah goyah jika ditiup angin.

Jika sudah goyah, motor akan mudah kehilangan keseimbangan dan berpindah lajur. Sehingga, berpotensi tertabrak kendaraan lain yang melaju dari belakang.

"Dengan kondisi sedemikian rupa, tingkat profil risikonya bagi motor lebih tinggi," kata Jusri, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Jalur Sepeda di JLNT Casablanca, Ini Kata Pengamat Transportasi

Menurut Jusri, jalur JLNT cenderung sempit dan berkarakter cepat. Dia menyoroti perilaku sebagian besar pengguna motor yang tidak tertib dalam berlalu lintas.

JLNT Kampung Melayu - Tanah Abang sudah bisa dilewati mulai hari ini. Namun masih saja ada beberapa sepeda motor yang melewati JLNT.KOMPAS.com / Dian Fath Risalah El Anshari JLNT Kampung Melayu - Tanah Abang sudah bisa dilewati mulai hari ini. Namun masih saja ada beberapa sepeda motor yang melewati JLNT.

Jusri mengatakan, masih banyak pengguna motor yang tidak paham perbedaan fungsi lajur kanan dan lajur kiri. Tak jarang ada pengguna motor yang seenaknya berpindah lajur tanpa melihat kendaraan lain yang melaju di belakangnya.

"Bayangkan, apa jadinya kalau ada kelompok ibu-ibu berkendara sepeda motor ada di situ. Ketika sudah di jalan, mereka bisa ke kiri, bisa ke kanan. Itu tentu sangat berbahaya di atas JLNT," ujar Jusri.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.