Spion Kamera di Bus, Baru Mau Dibahas Regulasinya

Kompas.com - 22/11/2021, 16:01 WIB
Spion kamera pada bus buatan Karoseri Tentrem KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANISpion kamera pada bus buatan Karoseri Tentrem

TANGERANG, KOMPAS.com – Teknologi pada kendaraan niaga saat ini memang semakin modern jika dilihat di luar negeri. Misalnya seperti bus dan truk yang ada di sana sudah memakai fitur kamera untuk spionnya.

Hal ini pun turut diikuti oleh Karoseri Tentrem pembuat bodi bus yang bermarkas di Malang, Jawa Timur. Sudah ada dua bus buatan Karoseri Tentrem yang memakai spion kamera, yakni Avante D1 dan Avante H7 AB yang dipamerkan di GIIAS 2021.

Spion kamera ini memiliki bentuk yang kecil, namun fungsinya tetap sama layaknya spion bus biasa. Terdapat dua kamera di setiap sisinya, menampilkan gambar samping-belakang dan samping-bawah.

Baca juga: Berlaku Saat Libur Nataru, Ini Aturan Berkendara Selama PPKM Level 3

Bus baru Karoseri Tentrem, Avante H7 AB yang dipasang ke sasis Hino R260KOMPAS.com/FATHAN RADITYASANI Bus baru Karoseri Tentrem, Avante H7 AB yang dipasang ke sasis Hino R260

Adanya spion kamera ini juga membantu meminimalisir blind spot bus, karena tangkapan gambarnya yang lebih luas. Selain itu juga pengemudi jadi mudah lakukan manuver tanpa takut mengenai obyek di jalanan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Namun sayangnya, sampai saat ini belum ada regulasi mengenai spion yang bisa digantikan dengan kamera. Jika melihat pada Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 Pasal 37 dijelaskan kalau spion harus dibuat dari kaca atau bahan lain yang dapat memberikan pandangan ke arah samping dan belakang dengan jelas.

Redaksi pun mencoba untuk menghubungi Direkorat Jenderal Perhubungan Darat (Ditjen Hubdat) Kementerian Perhubungan RI mengenai regulasi spion yang digantikan dengan kamera.

Baca juga: Kasih Sein Kanan Belok Kiri, Emak-emak Adu Mulut dengan Biker

neoplan busyoutube neoplan bus

Melalui humasnya, sampai saat ini belum ada pembahasan mengenai regulasi tersebut. Namun rencananya akan ada pembahasan mengenai kamera yang menggantikan spion pada kendaraan.

“Informasi dari bagian legal, nanti akan dibahas. Menunggu kajian teknisnya dulu,” ucap Humas dari Ditjen Hubdat kepada Kompas.com, Senin (22/11/2021).

Namun sampai berita ini ditayangkan, belum ada kabar kapan kajian teknis akan dilakukan. Padahal inovasi spion dengan kamera ini bisa membantu pengemudi dalam mengemudikan bus atau truknya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.