Bahaya, Jangan Biasakan Menyalip dari Sisi Kiri Jalan

Kompas.com - 08/11/2021, 18:12 WIB
Ilustrasi sepeda motor menyalip dari kiri Kompas.com/Fathan RadityasaniIlustrasi sepeda motor menyalip dari kiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyalip merupakan kegiatan yang sering dilakukan pengemudi kendaraan, baik itu roda dua maupun roda empat. Walaupun terbilang mudah, ternyata tidak bisa sembarangan dilakukan.

Namun, ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada saat akan menyalip kendaraan. Salah satunya yakni jangan membiasakan menyalip dari sebelah kiri.

Baca juga: Beredar Video Jalan Tol di Indonesia Tidak Aman, Ini Kata KNKT

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana mengatakan, kebiasaan menyalip dari sisi kiri rentan menimbulkan kecelakaan.

Sebab menyalip dari sisi kiri akan membuat si pengendara terlalu mepet dengan bahu jalan. Padahal bahu jalan didesain tidak untuk menjadi tempat melaju dengan kecepatan tinggi, apalagi untuk menyalip.

Ilustrasi motor menyalip mobilvisordown.com Ilustrasi motor menyalip mobil

“Sebab bahu jalan memiliki layer yang berbeda serta permukaan yang lebih kasar. Sehingga lebih bahaya ketika digunakan pada kecepatan di atas 40 kilometer per jam (Kpj),” kata Sony kepada Kompas.com belum lama ini.

Selain itu pengendara yang hendak menyalip harus memahami sudut blind spot atau titik buta kendaraan yang hendak disalip. Jangan sampai si pengendara ini terjebak pada posisi blind spot yang membuatnya tidak terlihat oleh pengguna jalan yang hendak disalip.

Baca juga: Lelang 8 Unit Avanza Veloz Secara Terpisah, Limit Mulai Rp 70 Jutaan

“Biasakan mendahului dengan mempertimbangkan faktor blind spot dan itu hanya bisa di dapat dengan jarak yang aman,” kata Sony.

Menyalip dari sebelah kanan memang belum tentu bebas dari blind spot, tapi setidaknya prosedur menyalip dilakukan dengan benar. Dan yang terutama saat melakukan pindah jalur harus sudah melalui pertimbangan yang matang agar aman.

“Kenapa dari kanan? Karena lebih mudah terlihat dari pengemudi melalui kaca spion,” ujar Sony.

Menyalip dan terobos marka jalan, truk tabrak pengendara motorinstagram.com/dashcamindonesia Menyalip dan terobos marka jalan, truk tabrak pengendara motor

Hal serupa juga disampaikan oleh Training Director The Real Driving Centre (RDC) Marcell Kurniawan yang mengatakan bahwa Indonesia menganut kendaraan dengan setir di sebelah kanan.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.