Pabrikan Motor di Eropa Terancam Krisis Magnesium

Kompas.com - 08/11/2021, 12:02 WIB
Produsen sepeda motor di Eropa terancam mengalami krisis magnesium Dok. ACEMProdusen sepeda motor di Eropa terancam mengalami krisis magnesium

JAKARTA, KOMPAS.com - Dampak pandemi Covid-19 mengganggu perekonomian global, khususnya pada awal Maret 2020. Termasuk pada sektor otomotif, di mana penjualan mengalami penurunan.

Pada paruh kedua 2020, situasi pandemi mulai membaik dan banyak produsen sepeda motor yang bangkit kembali hingga 2021. Sayangnya, rantai pasokan, biaya produksi, dan pengiriman belum bernasib baik.

Dikutip dari Rideapart.com, Senin (8/11/2021), situasi di sektor otomotif mulai memburuk dengan adanya krisis magnesium. Material yang satu ini banyak dibutuhkan oleh motor-motor berperforma tinggi, seperti pelek dan komponen mesin. Selain itu, diandalkan juga untuk konstruksi sasis.

Baca juga: Indonesia Berpeluang Jadi Pusat Produksi Merek Mobil Eropa

Sekarang ini, China memasok 95 persen magnesium untuk Eropa. Namun, pasokannya jauh dari permintaan.

Produsen sepeda motor di Eropa terancam mengalami krisis magnesiumDok. ACEM Produsen sepeda motor di Eropa terancam mengalami krisis magnesium

Dengan sedikit stok yang ada sekarang ini, perusahaan-perusahaan China belum mengimpor magnesium ke Eropa sejak September 2021. Dampaknya, harga logam tersebut meroket hingga tujuh kali lipat dari harga awal tahun.

European Association of Motorcycle Manufactureres (ACEM) atau Asosiasi Produsen Sepeda Motor Eropa, khawatir kekurangan tersebut dapat melumpuhkan industri, terutama dengan pasokan semikonduktor yang masih terbatas.

Pada April 2021, berita tentang kekurangan semikoonduktor global mendominasi berita utama. Dengan adanya krisis tersebut, beberapa produsen motor, seperti KTM, Husqvarna, dan Bajaj, melaporkan tingkat pertumbuhan yang lebih lambat dari yang diharapkan.

Baca juga: Desain Bus di Indonesia Bermula dari Negara Eropa

Untuk menghadapi rintangan yang sama dan meningkatnya biaya produksi, Harley-Davidson mengumumkan bahwa pihaknya dapat menerapkan biaya tambahan dua persen pada model saat ini, mulai Juli 2021.

Produsen sepeda motor di Eropa terancam mengalami krisis magnesiumDok. ACEM Produsen sepeda motor di Eropa terancam mengalami krisis magnesium

Untuk mengenakan biaya tambahan, OEM harus memproduksi sepeda motor terlebih dahulu, dan ACEM percaya bahwa lingkungan saat ini akan mengakibatkan penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja.

Organisasi tersebut meminta produsen Eropa untuk menemukan solusi jangka pendek untuk masalah ini. Sayangnya, analis tidak melihat rantai pasokan semikonduktor pulih sepenuhnya hingga pertengahan 2022 atau 2023.

Dalam kondisi seperti itu, setiap merek harus menangani situasi sesuai dengan kapasitasnya saat ini. Tak menutup kemungkinan harga motor-motor Eropa bisa melambung tinggi atau produksinya yang terhambat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.