Oli Mesin Motor Tidak Sesuai Spesifikasi, Ini Efeknya

Kompas.com - 31/10/2021, 16:04 WIB
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Pelumas atau oli merupakan salah satu bagian penting yang diperlukan oleh mesin kendaraan bermotor. Beredar banyak di pasaran bermacam jenis dan merek pelumas untuk mobil atau sepeda motor.

Untuk saat ini ada dua jenis pelumas yang dijual di pasaran, ada oli mesin untuk motor matik dan oli mesin untuk motor manual. Keduanya dibedakan dengan kode JASO yang tertera pada kemasan pelumas.

Baca juga: Valentino Rossi Pastikan Tetap Balapan Tahun Depan

Lantas, bagaimana jika oli motor manual dipakai oleh sepeda motor matik?

Menurut Technical Service Division PT Astra Honda Motor Endro Sutarno penggantian oli mesin lebih baik sesuai dengan spesifikasi mesinnya.

Produk oli motor dari Evalube yang dapat dibeli secara online di sejumlah marketplace.Evalube Produk oli motor dari Evalube yang dapat dibeli secara online di sejumlah marketplace.

Motor matik menggunakan pelumas untuk motor matik sedangkan motor manual menggunakan pelumas motor manual.

"Alangkah baiknya pengantian oli sesuai dengan spesifikasinya, contoh motor matik menggunakan pelumas dengan SAE 10W30 JASO MB, dan untuk motor manual dan sport menggunakan pelumas dengan SAE 10W30 JASO MA,' kata Endro kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Baca juga: Mau Pelihara Toyota Veloz GR Limited, Siapkan Rp 1,3 Juta Per Bulan

JASO atau Japan Automobile Standard Organization merupakan lembaga di Jepang yang melakukan uji dan cek kualitas pelumas mesin kendaraan.

Kode JASO MA digunakan untuk motor dengan kopling basah sedangkan JASO MB digunakan untuk sepeda motor dengan kopling kering seperti skutik.

Ganti oli motorShutterstock Ganti oli motor

Endro menjelaskan kesalahan penggunaan oli mesin akan mengakibatkan beberapa hal, dari yang ringan dan bisa sampai merusak mesin.

Berikut adalah efek yang akan terjadi jika salah menggunakan oli mesin sepeda motor yang tidak sesuai spesifikasinya.

Baca juga: Syarat Bayar Pajak Kendaraan Satu Tahunan di Samsat

Pertama, performa mesin akan menurun, hal ini terjadi karena pelumasan pada bagian dalam mesin tidak optimal sehingga kinerja mesin juga tidak maksimal.

Kedua, konsumsi bahan bakar akan semakin boros. Karena kerja mesin tidakl optimal, tentu saja mesin akan bekerja lebih keras dari biasanya.

Ilustrasi mengecek kondisi oli mesin motor (Shutterstock/kasarpstudio) Ilustrasi mengecek kondisi oli mesin motor

Konsumsi bahan bakar yang diperlukan juga semakin banyak dan membuat mesin juga akan lebih cepat panas.

Baca juga: Marquez Sesumbar Rebut Juara Dunia dari Quartararo Musim Depan

Ketiga, dapat merusak bagian dalam mesin, pelumasan yang tidak optimal akan membuat gesekan di mesin terjadi secara langsung. Hal ini dapat merusak komponen mesin lebih cepat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.