PPKM Level 2, Kapasitas Penumpang TransJakarta Boleh 100 Persen

Kompas.com - 21/10/2021, 14:21 WIB
Sebuah bus TransJakarta melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3 - 20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp. ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYATSebuah bus TransJakarta melintas saat berlangsungnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta, Sabtu (3/7/2021). Petugas akan memberikan akses untuk melintas di titik penyekatan PPKM Darurat di 63 titik di wilayah Jadetabek yang berlaku dari 3 - 20 Juli 2021 hanya yang masuk kategori sektor-sektor esensial. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

JAKARTA, KOMPAS.com - Sejalan dengan menurunnya status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan (PPKM) Level 2, PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) mulai kembali mengangkut penumpang dengan kapasitas 100 persen.

Direktur Operasional PT Transjakarta Prasetia mengatakan, PT Transjakarta tidak lagi membatasi jumlah penumpang di dalam kendaraan maksimal 50 persen dari kapasitas normal, seperti saat PPKM level 3.

Hal ini karena kegiatan masyarakat dinilai sudah berangsur pulih seiring diberlakukannya PPKM level 2 di Ibu Kota.

"Transjakarta kembali melayani pelanggan secara penuh, khususnya dalam hal kapasitas pelanggan," ujar Presetia dikutip dari Megapolitan Kompas.com, Kamis (21/10/2021).

Baca juga: PPKM Level 2 di Jakarta, Volume Kendaraan Meningkat 40 Persen

Presetia melanjutkan, dalam pelaksanaan PPKM Level 2, marka atau penanda jarak aman yang terpasang di setiap armada bus dan halte akan dicopot secara bertahap.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi nanti semua marka atau tanda jarak aman yang terpasang di lantai halte, bus, dan bangku pelanggan akan dicopot secara bertahap," ucap Prasetia.

Kendati demikian, Prasetia berharap para pengguna bus transjakarta tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

Sebagai informasi, Pemerintah pusat baru saja mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM selama dua pekan ke depan, yaitu mulai 19 Oktober hingga 1 November 2021.

Bus transjakarta dengan karakter yang murah meriah menggunakan jalan yang telah ada dan teknik konstruksi yang sederhana. Rute awal (sepanjang 12.9 kilometer dengan biaya US$ 29 juta) telah ditambah dan diadaptasi berulang kali sehingga saat ini mencapai 125 rute, 2,000 bus, dan lebih dari 650.000 penumpang setiap hari.Ceritalah/Zakie Ramadhani Bus transjakarta dengan karakter yang murah meriah menggunakan jalan yang telah ada dan teknik konstruksi yang sederhana. Rute awal (sepanjang 12.9 kilometer dengan biaya US$ 29 juta) telah ditambah dan diadaptasi berulang kali sehingga saat ini mencapai 125 rute, 2,000 bus, dan lebih dari 650.000 penumpang setiap hari.

Untuk wilayah DKI Jakarta, status PPKM telah diturunkan dari level 3 ke level 2. Hal ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan PPKM Level 3, Level 2, dan Level 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam Inmendagri tersebut juga dijelaskan, aturan naik transportasi umum. Di mana daerah yang menerapkan PPKM level 2 bisa memaksimalkan kapasitas angkut penuh.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.