Viral, Video Truk Adang Rombongan Bus yang Nekat Lawan Arah

Kompas.com - 21/10/2021, 09:42 WIB
Bus nekat lawan arus di jalur lintas Lamongan - Gresik, Jawa Timur. instagram.com/romansasopirtruckBus nekat lawan arus di jalur lintas Lamongan - Gresik, Jawa Timur.

JAKARTA, KOMPAS.com - Salah satu rekaman yang memperlihatkan rombongan bus nekat melawan arah tengah viral di media sosial setelah diunggah oleh akun instagram Romansa Sopir Truck, Rabu (20/10/2021).

Dalam rekaman tersebut terlihat empat bus dan mobil ELF yang nekat melawan arus di jalur lintas Lamongan, Gresik, Jawa Timur.

Beberapa warga yang berada di lokasi kejadian pun ikut turun tangan untuk membantu bus dan elf tersebut masuk ke jalur yang benar, dengan cara menerobos atau menaiki pembatas jalan.

Baca juga: Usai 2022, Energica Setop Jadi Pemasok Motor MotoE

Terkait hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) Sony Susmana menegaskan, ketika berkendara pengemudi harus mengesampingkan ego pribadi demi keselamatan orang lain.

“Dengan alasan apapun pengemudi yang melakukan metode ini sudah masuk kategori berbahaya, yang berpotensi menimbulkan kecelakaan pihak lain,” ucap Sony saat dihubungi Kompas.com belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sony melanjutkan, pengemudi harus berpikir panjang dalam bersikap dan mengambil keputusan yang matang di jalan raya. Menurutnya, tempat umum itu digunakan secara bersama dan harus mengutamakan keamanan.

“Ini sangat berbahaya karena berada di lajur berlawanan dan harusnya disetop demi keselamatan. Selain itu bus tersebut juga sudah melanggar atauran lalu lintas,” kata dia.

Baca juga: Motor Ditinggal, Pemiliknya Meneduh ketimbang Terobos Pelintasan KA

Menurut Undang-Undang No.22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ) Pasal 287 ayat 1 dan 2, menyatakan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah, yang diisyaratkan oleh rambu lalu lintas atau alat pemberi isyarat lalu lintas, bisa dipidana dengan kurungan dua bulan atau denda Rp 500.000.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.