Bukan Mobil Listrik, tetapi Palisade yang Mendominasi SPK Hyundai

Kompas.com - 12/10/2021, 12:31 WIB
Kompas.com menjajal SUV Hyundai Palisade Signature AWD. Hyundai menawarkan kenyamanan dan fitur khas kendaraan premium Kompas.com/Setyo AdiKompas.com menjajal SUV Hyundai Palisade Signature AWD. Hyundai menawarkan kenyamanan dan fitur khas kendaraan premium

JAKARTA, KOMPAS.com - Meski gencar memasarkan mobil listrik di Tanah Air, dari sisi penerimaan pasar, ternyata produk yang ditawarkan PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) masih didominasi model konvensional.

Bahkan sejauh ini yang paling laris adalah sport utility vehicle (SUV) berbadan bongsor yang menggunakan mesin diesel, yakni Hyundai Palisade.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Chief Operating Officer PT HMDI Makmur, berdasarkan data surat pemesanan kendaraan (SPK).

Menurut Makmur, sejauh ini penyerapan pasar di Indonesia sangat baik. Beberapa produk yang baru diluncurkan justru mendapat animo yang lebih tinggi.

Baca juga: Roadmap Pemerintah, 2050 Tak Ada Lagi Penjualan Mobil Konvensional

Tes drive Hyundai IoniqKompas.com Tes drive Hyundai Ioniq

"Untuk electric vehicle (EV) kami sudah terima booking lebih dari 600 unit, beberapa sudah delivery juga. Untuk Staria pemesanan sampai saat ini lebih dari 130 unit, Santa Fe 500 unit, dan Palisade lebih dari 1.300 unit," ucap Makmur saat bertemu dengan media di Bintaro, Senin (11/10/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi memang terlihat penerimaan sangat baik. Terbukti, kita adalah produk global yang bermain di dunia dan kita buktikan masuk ke sini (Indonesia) untuk memberikan pelayanan dan produk yang terbaik," katanya.

Lebih lanjut, Makmur menjelaskan, 600 mobil listrik yang sudah dipesan merupakan jumlah akumulasi yang didominasi Kona EV sebesar 60 persen.

Baca juga: Hyundai Janjikan 3 Produk Baru, Salah Satunya Mobil Listrik Lokal

Bahkan, tingginya peminat terhadap produk-produk tersebut juga membuat adanya antrean. Meski demikian, Makmur memastikan inden bukan karena masalah krusial, melainkan hanya soal selera warna pilihan konsumen.

Hyundai StariaKOMPAS.com/Adityo Hyundai Staria

"Suplai unit inden sekitar 1-2 bulan, dan itu lebih tergantung warna. Untuk EV dari SPK 600 unit hanya tinggal sedikit saja yang inden, lalu Staria sudah suplai 100 unit, 60 persen yang 7-seater, 40 persen 9-seater," kata Makmur.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.