Ini Alasan Harus Matikan Mesin Kendaraan Saat Isi Bensin

Kompas.com - 08/10/2021, 10:12 WIB
Petugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGPetugas SPBU menggunakan alat pelindung wajah saat melayani pengendara di SPBU Pertamina 31.128.02 di Jl. Letjen M.T. Haryono, Jakarta Timur, Senin (1/6/2020). Penggunaan alat pelindung wajah (Face Shield) tersebut sebagai salah satu upaya untuk melindungi diri saat berhubungan langsung dengan pengendara dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

JAKARTA, KOMPAS.com - Pada saat mengisi bahan bakar di SPBU, masih banyak pengguna kendaraan yang tidak mematikan mesin. Padahal himbauan ini sudah dipasang di setiap SPBU.

Bukan tanpa sebab, untuk keamanan dan keselamatan bersama, setiap pengunjung SPBU wajib mematuhi aturan yang berlaku. Termasuk mematikan mesin saat mengisi BBM.

Baca juga: Solidaritas Pengemudi Truk Patah oleh Penjahat Bersenjata

Didi Ahadi, Dealer Technical Support Dept. Head PT Toyota Astra Motor, mengatakan, saat mesin menyala artinya semua sistem kelistrikan aktif. Hal ini dapat memicu terjadinya listrik statis, yang memunculkan percikan api.

Kapasitas tangki BBM tiap mobil berbeda-bedadrivespark.com Kapasitas tangki BBM tiap mobil berbeda-beda

“Kondisi ini bisa saja memicu kebakaran, untuk alasan safety mesin memang harus dimatikan,” ujar Didi, kepada Kompas.com belum lama ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Didi, beberapa hal yang dapat memicu kebakaran pada saat pengisisan bahan bakar bisa berasal darimana saja. Untuk itu himbauan mematikan mesin pada saat isi bensin dipasang di SPBU.

Baca juga: Cara Diler Honda Kenalkan All New BR-V ke Konsumen

“Terjadinya listrik statis bisa dari mana saja, ditambah dengan adanya kebocoran kabel, atau bunga api dari knalpot, itu semua bisa memicu kebakaran,” katanya.

SPBU Pertamina menerapkan prosedur pemasangan safety cone di depan mobil saat mengisi BBM.GRIDOTO.com/RIANTO PRASETYO SPBU Pertamina menerapkan prosedur pemasangan safety cone di depan mobil saat mengisi BBM.

Meski begitu, pabrikan sebetulnya sudah merancang desain mobil agar lebih aman, terutama saat dipakai mengisi BBM di SPBU.

Baca juga: Kebiasaan Buruk Pengemudi yang Bisa Merusak Transmisi Mobil Matik

Misal letak tutup tangki bensin, pasti posisinya berlawanan dengan letak knalpot. Begitu juga dengan letak mesin yang berjauhan dengna ujung knalpot, jadi salah satu cara untuk mengurangi risiko kebakaran.

“Namun untuk alasan safety, kita harus patuhi aturan tersebut. Jangan egois sendiri biar kabin tetap dingin,” ucap Didi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.