Meski Dilarang, Banyak Pelat Nomor Buatan yang Pakai Cap Polisi

Kompas.com - 04/10/2021, 13:12 WIB
Tangkapan layar unggahan sepeda motor dengan pelat nomor putih tulisan hitam yang ramai di media sosial. FACEBOOKTangkapan layar unggahan sepeda motor dengan pelat nomor putih tulisan hitam yang ramai di media sosial.
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap kendaraan dibekali nomor tanda atau istilahnya pelat nomor. Tapi tak jarang pemilik mobil atau sepeda motor mengganti pelat nomor asli karena dianggap kurang estetis.

Ada juga yang mengganti pelat aslinya karena berbagai hal. Mulai dari kondisi pelat sudah banyak penyok, patah bekas tabrakan, atau warna dasarnya pudar karena matahari.

Baca juga: Karma 86 Version 2 Meluncur, Bodykit Lokal yang Go Internasional

Pelat nomor kendaraan Korps DiplomatikBAPENDA.JABARPROV.GO.ID Pelat nomor kendaraan Korps Diplomatik

Sulitnya meskipun tidak mengubah nomor yang tertera, pelat nomor selain yang dikeluarkan oleh pihak kepolisian akan dianggap palsu karena tidak dikeluarkan oleh polisi.

Kendati demikian, nyatanya tetap banyak ditemukan jasa pembuatan pelat nomor kendaraan. Bahkan kini semakin mirip asli, pemilik bisa memesan pelat nomor dengan cap kepolisian.

Salah satu jasa pembuatan pelat nomor yang ditemui di Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, mengatakan, harga pelat nomor untuk mobil dan motor bervariasi.

Baca juga: [VIDEO] RX-King Listrik, Motor Legenda yang Tak Lagi Berisik

Petugas saat menghentikan kendaraan yang menggunakan pelat dinas kepolisian palsu.ANTARA/Ho Humas Polres Majalengka Petugas saat menghentikan kendaraan yang menggunakan pelat dinas kepolisian palsu.

"Untuk motor, pelat nomor yang sudah ada cap emboss kepolisian harganya Rp 150.000. Sementara untuk mobil, harganya Rp 200.000," ujar salah satu penjaga stan, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Penjaga tersebut mengatakan, jika tidak memakai cap kepolisian harganya lebih murah.

"Untuk motor Rp 100.000 untuk motor dan Rp 150.000 untuk mobil. Waktu pengerjaannya bisa ditunggu, maksimal dua jam saja kok," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.