Hitachi Siap Ramaikan Industri Kendaraan Listrik Global

Kompas.com - 04/10/2021, 08:02 WIB
Ilustrasi pabrik Hitachi energynews-ng.comIlustrasi pabrik Hitachi

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu perusahaan manufaktur ternama asal Jepang, Hitachi, berencana untuk menjadi produsen kendaraan listrik global. Sebagai tahap awal, Hitachi tengah menyiapkan sistem penggerak baru buat mobil atau motor listrik.

Menurut laporan Nikkei (3/10/2021), untuk memperluas bisnis Hitachi dalam sektor otomotif, perusahaan telah melakukan kerja sama dengan beberapa pabrikan Jepang, antara lain Honda Motor Co, Keihin Corp, Showa Corp, dan Nissin Kogyo Co.

Kerja sama ini menghasilkan komposisi pemegang saham Hitachi sebanyak 66,6 persen dan Honda 33,4 persen.

Baca juga: Pertamax Turbo Turun, Ini Perbandingan Harga BBM Pertamina dan Shell

Baterai Mobil Listrik Nissan Leaf Foto: Wikipedia/H.Kashioka Baterai Mobil Listrik Nissan Leaf

Rencananya, perusahaan patungan Honda Motor Hitachi Astemo bakal menghadirkan sistem penggerak langsung dengan mengintegrasikan motor dalam roda (in-wheel), inverter, dan rem.

Hitachi belum mengumumkan kapan rencana ini akan berjalan. Namun, ide yang diajukan memang jadi opsi yang layak buat kendaraan listrik pada masa mendatang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Teknologi ini diklaim dapat meningkatkan daya jelajah kendaraan listrik 20 persen lebih jauh. Kemudian dapat memangkas kehilangan energi hingga 30 persen dibandingkan kendaraan listrik konvensional.

Baca juga: Suzuki Saluto 125 Cocok buat Lawan Benelli Panarea dan Honda Scoopy

Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.Toyota Sasis, baterai, motor listrik pada mobil listrik murni (BEV) Toyota, Lexus UX 300e.

Selain itu, dengan integrasi tersebut juga bakal menciptakan ruang baterai yang lebih besar, sehingga dapat meningkatkan daya jangkau kendaraan listrik tersebut.

Lewat teknologi ini, setiap roda dapat dikontrol secara independen. Pergerakan roda bakal lebih halus dan mendapatkan traksi maksimal di berbagai kondisi jalan.

Namun demikian, dari berbagai literatur disebutkan jika kendaraan listrik dengan motor in-wheel cenderung lebih berat daripada kendaraan listrik konvensional. Meski begitu, Hitachi mengklaim teknologinya bakal dibuat ringkas dan ringan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.