Sekarang Naik Bus AKDP di Jawa Timur Sudah Bisa Bayar Nontunai

Kompas.com - 30/09/2021, 15:12 WIB
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah), meresmikan penerapan sistem Smart Card dan Cashless Transaction di Terminal Anjuk Ladang Nganjuk, Rabu (29/9/2021). Foto: Humas Pemkab Nganjuk KOMPAS.COM/USMAN HADIGubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (tengah), meresmikan penerapan sistem Smart Card dan Cashless Transaction di Terminal Anjuk Ladang Nganjuk, Rabu (29/9/2021). Foto: Humas Pemkab Nganjuk

SURABAYA, KOMPAS.com - Penumpang bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) di Jawa Timur kini sudah bisa memanfaatkan pembayaran nontunai saat naik bus.

Pasalnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Timur yang bekerjasama dengan Bank Jatim telah meluncurkan metode pembayarannya menggunakan QRIS Bank Jatim.

Baca juga: Insiden Rush Wheelie, Biaya Perbaikannya Bisa Puluhan Juta Rupiah

Pembayaran bisa dilakukan secara nontunai atau cashless dengan fasilitas Quick Response Code Indonesian Standart (QRIS) Bank Jatim yang ada di menu mobile banking aplikasi Bank Jatim.

Pembayaran nontunai Bus AKDP diluncurkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa bersamaan dengan peluncuran kartu pintar bus di terminal Anjuk Ladang Kabupaten Nganjuk, Rabu (29/9/2021).

Ilustrasi QRIS (Dok. Bank Indonesia) Ilustrasi QRIS (Dok. Bank Indonesia)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Direktur TI & Operasi Bank Jatim, Tonny Prasetyo mengatakan, pembayaran nontunai memudahkan penumpang dan operator bus dalam bertransaksi untuk pembayaran tiket bus.

"Lebih efisien, bisa dipantau melalui rekening secara realtime, meminimalisir peredaran uang tunai, dan pastinya lebih sehat," kata Tonny dilansir dari Kompas.com, Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Daftar Motor Bebek Bekas di Bawah Rp 5 Juta, Dapat Vega ZR hingga Supra X 125

Selain efisiensi, pembayaran nontunai juga dapat mempermudah penumpang dalam membeli tiket bus. Kemudian Bagi pemerintah daerah, transaksi nontunai juga dapat menekan kebocoran pendapatan, dan meningkatkan pendapatan daerah.

"Yang penting lagi, bisa melindungi masyarakat dari tarif yang tidak sesuai dengan peraturan," ujarnya.

Bus AKDP pindah ke terminal Jatijajar, Depok, Senin (14/4/2019).Dokumen Dishub Depok Bus AKDP pindah ke terminal Jatijajar, Depok, Senin (14/4/2019).

Bersamaan dengan peluncuran tersebut di Terminal Anjuk Ladang Nganjuk, Khofifah juga meluncurkan kartu pintar atau SmartCard untuk mendukung integrasi data bus dan penumpang bus di seluruh terminal tipe B seluruh Jawa Timur.

Baca juga: Bocoran Spesifikasi Land Cruiser 300, Meluncur Akhir Tahun

Diharapkan dengan adanya penerapan QRIS untuk pembayaran tiket bus AKDP ini akan menjadi pilot project bagi penerapan pembayaran nontunai lainnya di Provinsi Jawa Timur, terutama pada pembayaran moda transportasi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.