Sistem Pengereman Trailer yang Kerap Diabaikan Sopir

Kompas.com - 27/09/2021, 11:22 WIB
Truk kontainer yang terperosok di Jalan Letjend S Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020) siang, setelah diangkat dan dipindahkan ke pinggir jalan. Dokumen pribadi Kanit Laka Lantas Satwil Jakarta Barat AKP TeguhTruk kontainer yang terperosok di Jalan Letjend S Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020) siang, setelah diangkat dan dipindahkan ke pinggir jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com – Belum lama ini terjadi kecelakaan truk trailer yang gagal menanjak di Riau. Truk tersebut nampak kehabisan napas ketika melewati tanjakan yang cukup panjang.

Oleh karena itu, truk bergerak mundur dan bagian kepala truk masuk ke jurang di tepi jalan. Tetapi mengapa truk yang gagal menanjak ini tidak bisa direm?

Mengingat kalau bisa direm, mungkin truk tidak terjerumus ke jurang.

Senior Investigator Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), sistem rem pada kendaraan ganda seperti truk trailer berbeda dibanding truk tunggal. Oleh karena itu, sering terlihat di belakang kepala truk, ada tiga kabel penting.

Baca juga: Video Pengendara Trail Bertemu Macan di Jalur Off Road

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by ???????????????????????????? ???????????????????? ???????????????????? (@romansasopirtruck)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 

“Kabel pertama untuk isi angin, kabel kedua untuk kelistrikan, dan kabel ketiga untuk ngerem,” ucap Wildan kepada Kompas.com, belum lama ini.

Jika melihat kasus tadi, Wildan beranggapan kalau rem tempelan atau trailernya kehabisan angin. Sehingga trailer tetap meluncur deras ke arah bawah dan tidak bisa dikendalikan.

“Rem kereta tempelan sebaiknya menggunakan double chamber di semua sumbu. Jadi ketika angin habis, akan mengunci,” kata Wildan.

Baca juga: Selain Avanza, Harga Dasar dan Varian Xenia Generasi Baru Juga Bocor

Pada truk penarik trailer, tersedia dua indikator tekanan angin di dashboard. Pengemudi seharusnya tunggu dulu hingga tekanan angin pada bagian tractor head dan trailer terpenuhi.

“Sering kali pengemudi mengabaikan hal ini. Bahkan saya pernah menemukan beberapa kendaraan ganda yang tidak ada rem trailernya, ini jelas terlihat karena ketiga kabel tadi digulung, tidak terpasang,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.