Bisakah Menggunakan Fotokopi STNK Saat Bayar Pajak?

Kompas.com - 17/09/2021, 15:12 WIB
Contoh STNK yang mengalami biaya kepengurusan baru ditambah pajak progresif roda dua Otomania/Setyo AdiContoh STNK yang mengalami biaya kepengurusan baru ditambah pajak progresif roda dua

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadi sebuah kewajiban bagi pemilik kendaraan untuk membayar pajak. Baik itu pajak tahunan atau lima tahunan. Salah satu syarat mutlak untuk mengurusnya tentu membutuhkan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

STNK merupakan salah satu bukti keabsahan kendaraan yang akan melakukan pengurusan administrasi. STNK berisi data penting terakait kendaraan yang akan dipajakkan termasuk juga identitas pemilik kendaraan.

Data ini juga sesuai dengan yang ada pada Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Untuk itu, STNK wajib disertakan dalam pembayaran pajak kendaraan bermotor.

Baca juga: Balapan Kandang di Misano, Ducati yakin Bagnaia Tampil Lepas

Lantas, bagaimana jika STNK hilang atau rusak bisakah pajak kendaraan menggunakan fotokopi STNK?

Humas Badan Pendapatan Daereah (Bapenda) DKI Jakarta Herlina Ayu mengatakan, jika STNK hilang atau rusak prosedurnya adalah dengan membuat STNK yang baru. Pemilik kendaraan bermotor perlu mengurus penerbitan STNK baru dengan memenuhi sejumlah persyaratan yang ada.

Pajak progresif dikenakan bagi dua kendaraan atau lebih dengan nama pemilik di STNK dan BPKB yang sama.Dok. Samsat Pajak progresif dikenakan bagi dua kendaraan atau lebih dengan nama pemilik di STNK dan BPKB yang sama.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Untuk STNK yang hilang bisa diurus ke kantor Sistem Administrasi Menunggal Satu Atap (Samsat). Syaratnya surat kehilangan STNK dari kepolisian, fotokopi eKTP dan asli, fotokopi STNK jika ada, serta BPKB,” ucap Herlina belum lama ini kepada Kompas.com.

Baca juga: Viral Video Moge Terbakar, Ini Kemungkinan Penyebabnya

Sedangkan untuk kendaraan yang belum lunas atau masih kredit dan BPKB masih ada di tempat leasing maka pemilik kendaraan bisa meminta fotokopi BPKB yang dilegalisir dari leasing.

“Setelah itu, melakukan pendaftaran di loket Samsat lalu cek fisik kendaraan. Setelah semuanya dilakukan maka bisa diterbitkan STNK yang baru,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.