Punya Bodi Besar, Bus Juga Bisa Tergelincir di Tol

Kompas.com - 06/09/2021, 12:22 WIB
Bus terguling di Tol arah Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (23/1/2020) Dok. Humas Jasa MargaBus terguling di Tol arah Bandara Soekarno-Hatta, Kamis (23/1/2020)

JAKARTA, KOMPAS.com – Infrastruktur jalan tol di Indonesia memang bisa dibilang sudah cukup baik. Bahkan untuk di Pulau Jawa, beberapa kota sudah dihubungkan oleh Tol Trans Jawa.

Hadirnya Tol Trans Jawa ini pun dimanfaatkan operator bus untuk mempersingkat waktu perjalanan. Bahkan sering terlihat bus yang saling memacu kecepatannya di jalan tol, namun sebenarnya aksi ini bisa berbahaya terutama saat jalanan basah.

Jangan salah, bus memang punya beban yang berat, namun bisa juga tergelincir saat melewati jalan yang basah. Lalu apa yang bisa menjadi penyebab bus tergelincir di jalan tol yang basah?

Baca juga: Ketika Kijang Innova Mundur di Tanjakan Curam

Bus terguling di Jalur Solo-Boyolali, Banyudono, Selasa (9/2/2016)KOMPAS.COM/ M Wismabrata Bus terguling di Jalur Solo-Boyolali, Banyudono, Selasa (9/2/2016)

Training Director Safety Defensive Consultant Indonesia Sony Susmana mengatakan, penyebab terjadinya bus tergelincir adalah ban selip, sehingga tidak mampu mencengkeram dengan baik terhadap jalan.

Ban adalah satu-satunya tumpuan kendaraan ke jalan, hanya 10 persen dari telapak ban yang menyentuh aspal. Sehingga mudah sekali selip karena gaya mengemudi yang agresif,” ucap Sony kepada Kompas.com, belum lama ini.

Sony mengatakan, walaupun pengemudi sudah merasa mahir, mengendalikan bus yang hilang kendali adalah hal yang sulit dilakukan. Karena kendaraan dirancang dengan segala keterbatasannya dan tidak pada kondisi selip atau out of control.

Baca juga: Matikan AC Mobil Saat Melibas Tanjakan, Pengaruhkah?

“Kalaupun ada pengemudi yang pernah berhasil menangani ban bus yang selip, itu karena keberuntungan semata, lain kali belum tentu bisa selamat,” kata Sony.

Pengemudi bus seharusnya paham pentingnya menentukan batas kecepatan dan agresivitas sesuai dengan kondisi ban. Apalagi melihat kondisi jalan yang basah, sehingga sangat rawan terjadinya kecelakaan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.