Mobil Terbakar di SPBU Gara-gara Ponsel, Ini Penjelasannya

Kompas.com - 15/08/2021, 13:58 WIB
Mobil carry 1.5 berwarna putih milik  MN (48) yang ludes terbakar di areal SPBU Samudera Harapan, Kelurahan Komerda, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT),  Senin (9/8/2021) sore. DOKUMEN POLRES SUMBA BARATMobil carry 1.5 berwarna putih milik MN (48) yang ludes terbakar di areal SPBU Samudera Harapan, Kelurahan Komerda, Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (9/8/2021) sore.

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, terjadi kasus mobil terbakar saat isi bahan bakar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Diduga penyebabnya berasal dari ponsel yang berdering.

Dari keterangan polisi, kejadian itu terjadi pada Rabu (11/8/2021). Berawal saat korban turun dari mobil dan seluruh kaca tertutup rapat. Sedangkan ponselnya, disimpan di dalam dasbor depan dalam keadaan masih aktif.

Usai mengisi BBM itu ponselnya berdering. Tak lama kemudian terjadi ledakan.

Baca juga: Detik-detik Mobil Terbakar Saat Isi BBM di SPBU, Berawal dari Ponsel Berdering

"Kata pemilik mobil, usai isi BBM dan pemiliknya mau masuk, tiba-tiba ada panggilan masuk ke ponselnya lalu terjadi ledakan," kata Kepala Sub Bagian Humas Polres Sumenep AKP Widiarti saat dihubungi, Jumat (13/8/2021).

Kepala SPBU Pertamina MT Haryono, Paimin, menjelaskan bahwa menggunakan HP atau ponsel di area SPBU memang berpotensi menyebabkan terjadinya kebakaran.

"Kerenggangan baterai ponsel menjadi salah satu pemicu terjadinya api. Sebab, baterai memiliki arus listrik, sedangkan SPBU dikelilingi oleh uap bensin," ujar Paimin, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mobil Terbakar Tiba-tiba, Begini Cara Benar Menggunakan APAR

Paimin mengatakan, pada saat koneksi, penggunaan baterai ada setrum, dikhawatirkan ada celah ada percikan. Contohnya, saat menyalakan saklar dalam kondisi malam, terkadang terlihat percikan.

“Kalau investigasi mengenai bermain handphone bisa menyebabkan kebakaran di SPBU memang belum ada, namun sempat beberapa kali terjadi kasus kebakaran di SPBU yang disebabkan oleh listrik statis saat melakukan pengisian,” kata Paimin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.