Casey Stoner Bongkar Perlakuan Buruk Ducati pada Pebalapnya

Kompas.com - 05/08/2021, 14:21 WIB
Casey Stoner. MOTORSPORT.comCasey Stoner.

JAKARTA, KOMPAS.com - Casey Stoner merupakan satu-satunya pebalap yang berhasil meraih gelar juara dunia dengan Ducati. Meski demikian, Stoner mengaku tidak dihormati di pabrikan asal Italia tersebut.

Stoner membalap untuk Ducati sejak musim 2007 hingga 2010. Total 23 kemenangan diraihnya dengan satu kali juara dunia pada musim pertamanya bersama Ducati.

Baca juga: Rossi DIsebut Bakal Kembali ke Ducati Musim Depan

Pada 2011, Stoner memutuskan untuk pindah ke Repsol Honda Team. Dia mengaku tawaran dari Honda jauh lebih baik daripada Ducati, dari segala aspek.

Pebalap penguji Ducati, Casey Stoner (kiri), berbincang dengan Jorge Lorenzo.
DOK. MOTOGP Pebalap penguji Ducati, Casey Stoner (kiri), berbincang dengan Jorge Lorenzo.

"Dalam segala hal, kesepakatan Honda lebih baik daripada Ducati, jadi mengapa saya tetap bersama mereka? Saya tidak mendapatkan rasa hormat di sana," ujar Stoner, dikutip dari Visordown.com, Kamis (5/8/2021).

Stoner menambahkan, perlakuan Ducati saat ini semakin buruk dalam menjaga pebalapnya. Banyak pebalap berbakat yang tak bertahan lama di Ducati, mulai dari Valentino Rossi, Cal Crutchlow, Andrea Iannone, Danilo Petrucci, dan Jorge Lorenzo.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Permintaan Marc Marquez buat Hadapi Kecepatan Yamaha dan Ducati

Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, sedang berdiskusi dengan Casey Stoner saat menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia (28/1/2018).
DOK. DUCATI Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, sedang berdiskusi dengan Casey Stoner saat menjalani tes pramusim di Sirkuit Sepang, Selangor, Malaysia (28/1/2018).

"Berkali-kali mereka tidak menunjukkan loyalitas kepada para pebalapnya, karena mereka benar-benar percaya bahwa mereka memiliki motor terbaik,” kata Stoner.

Pernyataan Stoner tak jauh berbeda dengan apa yang menjadi alasan Dovizioso hengkang dari Ducati. Meski demikian, Stoner sempat kembali ke Ducati pada 2016 untuk menjadi test rider. Tapi, hanya bertahan pada musim itu saja.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.