Update PPKM, Ada Pembatasan Mobilitas di Ruas Tol Gempol-Pasuruan

Kompas.com - 24/07/2021, 07:02 WIB
Operasi pembatasan dan pengendalian lalu lintas (lalin) di Jalan Tol Gempol-Pasuruan. Dok. PT Jasamarga Gempol Pasuruan.Operasi pembatasan dan pengendalian lalu lintas (lalin) di Jalan Tol Gempol-Pasuruan.

PASURUAN, KOMPAS.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang hingga 25 Juli 2021 dengan sistem level yang berbeda tiap daerah.

Sebagai tindak lanjut perpanjangan masa PPKM tersebut, diadakan operasi pembatasan mobilitas di Ruas Tol Gempol-Pasuruan. Operasi pembatasan mobilitas ini dilakukan bersama personel gabungan Polres Pasuruan, Dinas Perhubungan, TNI, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan.

Tindakan pembatasan mobilitas di Ruas Tol Gempol-Pasuruan dilakukan guna mengurangi aktivitas perjalanan lintas daerah yang dilakukan oleh masyarakat. Hal tersebut dibenarkan oleh Direktur Utama PT Jasamarga Gempol Pasuruan (JGP) Widiyatmiko Nursejati.

Baca juga: Razia di Terminal Bayangan Terboyo Semarang, 6 Bus Diamankan

"JGP senantiasa bekerja sama dengan instansi terkait dalam melancarkan operasi pembatasan dan pengendalian lalin PPKM level 3-4 hingga 25 Juli mendatang," kata Widiyatmiko dalam siaran pers, Jumat (22/7/2021).

Sebelumnya, PT JGP melakukan pembatasan mobilitas dan pengendalian lalu lintas pada masa PPKM Darurat pada periode 5-20 Juli 2021 di Gerbang Tol (GT) Bangil dan Pasuruan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tol Gempol-Pasuruan Seksi IIHumas Kementerian PUPR Tol Gempol-Pasuruan Seksi II

Dalam operasi tersebut, total terdapat 102 kendaraan yang diperiksa, terdiri dari 85 kendaraan golongan I dan 17 kendaraan non-golongan I.

Baca juga: Mengapa Banyak Konsumen Kijang Innova yang Upgrade Bodi

Pada periode tersebut, terdapat 6 kendaraan golongan I yang diputarbalikkan ke daerah asalnya karena tidak memenuhi surat-surat persyaratan yakni sertifikat vaksin dan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP).

Selama pelaksanaan PPKM level 3-4, kendaraan yang tidak termasuk kategori sektor esensial dan kritikal diwajibkan membawa sertifikat vaksin Covid-19 minimal dosis pertama, hasil negatif tes PCR atau Antigen, serta STRP sebagai syarat wajib melakukan perjalanan.

Demi memastikan kelancaran lalu linas, PT JGP dan PT Jasamarga Tollroad Operator berkoordinasi dengan kepolisian dan TNI telah menyiapkan rambu-rambu dan personel di lapangan yang mengatur lalu lintas selama pembatasan mobilitas berlangsung.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.