Ada Perubahan, Simak Aturan Baru Perjalanan Darat Saat Liburan Idul Adha

Kompas.com - 19/07/2021, 17:41 WIB
Penyekatan di JTTS Hutama karya Penyekatan di JTTS

JAKARTA, KOMPAS.com - Membatasi pergerakan masyarakat di masa liburan Idul Adha, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat resmi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 51 Tahun 2021.

Adapun SE tersebut merupakan Perubahan Kedua Atas Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor SE 43 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi Covid-19.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengatakan, pada SE terbaru ada sejumlah perubahan yang berlaku pada masa liburan Idul Adha dari 19-25 April 2021.

Baca juga: Selain Jabodetabek, Perjalanan Darat Aglomerasi Juga Wajib STRP

"Di antaranya selama masa liburan Idul Adha tanggal 19-25 Juli 2021 maka diberlakukan pembatasan seluruh perjalanan ke luar daerah. Namun, bagi pekerja sektor esensial dan kritikal, serta pelaku perjalanan dengan keperluan mendesak masih diperkenankan," ucap Budi dalam keterangan resminya, Senin (19/7/2021).

Arus lalu lintas keluar Jakarta di KM 31 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek disekat mulai hari ini, Jumat (16/7/2021).Dok. Jasa Marga Arus lalu lintas keluar Jakarta di KM 31 ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek disekat mulai hari ini, Jumat (16/7/2021).

Budi menekankan, untuk kategori pelaku perjalanan dengan kebutuhan mendesak di antaranya adalah pasien sakit keras, ibu hamil yang didampingi satu anggota keluarga, kepentingan persalinan didampingi dua orang, dan pengantar jenazah non Covid-19 dengan jumlah maksimal 5 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku perjalanan dengan moda transportasi darat di dalam Pulau Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksinasi dan hasil tes negatif RT-PCR 2x24 jam atau antigen 1x24 jam. Sementara di luar Pulau Jawa dan Bali hanya menunjukkan hasil tes negatif RT-PCR 2x24 jam atau antigen 1x 24 jam," ucap Budi.

Baca juga: Ini Kendaraan yang Boleh Melintas Saat Penyekatan Idul Adha

Lebih lanjut Budi ikut menyampaikan bahwa syarat kartu vaksin dikecualikan bagi kendaraan pengangkut logistik, serta kategori perjalanan dengan keperluan mendesak.

Penyekatan PPKM Darurat di Km 31 Tol Jakarta-CikampekKOMPAS.COM/STANLY RAVEL Penyekatan PPKM Darurat di Km 31 Tol Jakarta-Cikampek

Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) juga tetap diwajibkan sebagai pelengkap dokumen bagi para pekerja yang akan keluar daerah, atau surat keterangan dari pemda setempat.

"Selain itu, dapat juga dengan surat tugas yang ditandatangani pejabat minimal eselon 2 dan berstempel basah atau dengan tanda tangan elektronik. SE 51 Tahun 2021 ini mulai berlaku sejak 19 Juli 2021 sampai waktu yang ditentukan kemudian,” ucap Budi.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.