Pada Tuas Transmisi Mobil Matik Ada Tombol Overdrive, Apa Fungsinya?

Kompas.com - 30/06/2021, 11:22 WIB
Tombol Overdrive di mobil matik konvensional Tombol Overdrive di mobil matik konvensional
|

JAKARTA, KOMPAS.com – Pada beberapa jenis mobil matik memiliki fitur overdrive, yang penempatannya berupa tombol di sekitar tuas transmisi. Secara umum, fitur ini berguna ketika mobil hendak menyalip atau berada di jalan menanjak.

Tombol overdrive biasanya ditandai dengan logo ‘O/D’, yang bilamana ditekan justru bakal non-aktif. Jadi dalam keadaan normal, overdrive sebetulnya telah aktif.

Hermas Efendi Prabowo, pemilik bengkel spesialis Worner Matic, mengatakan, ketika ditekan fitur ini akan memunculkan simbol ‘O/D Off’ di layar instrumen atau MID (Multi Information Display).

Baca juga: Ini PO Bus AKAP Pertama yang Pakai Bus Tingkat di Indonesia

Beda dan fungsinya tuas transmisi mobil matik Beda dan fungsinya tuas transmisi mobil matik

“Fungsi utama overdrive adalah untuk membatasi sistem percepatan perpindahan gigi,” ujar Hermas, kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

“Artinya transmisi tidak bekerja dengan seluruh perbandingan gigi yang tersedia. Misal pada mobil 4-percepatan, transmisi bekerja hingga rasio gir ketiga saja,” kata dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Secara teknis, saat overdrive dalam keadaan Off, maka putaran transmisi maksimal akan sama dengan putaran mesin.

Baca juga: Beragam Nama Pebalap Muncul Buat Gantikan Vinales di Yamaha

Ilustrasi menyalip.KOMPAS.com / Stanly Ilustrasi menyalip.

Sementara bila overdrive dibiarkan dalam kondisi On, alias tidak ditekan, maka putaran transmisi akan lebih besar dari putaran mesin.

Namun ketika menon-aktifkan overdrive konsekuensinya konsumsi BBM jadi lebih boros. Sebab dengan transmisi otomatis yang menahan transmisi di gigi maksimal 3, maka putaran mesin akan meraung lebih tinggi.

Di lain sisi, torsi mobil memang jadi lebih besar. Tak heran jika penggunaan overdrive ideal dimatikan saat membutuhkan tenaga atau putaran besar untuk mendorong mobil saat berada di tanjakan atau saat menyalip.

Baca juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Titik Penyekatan di Tangsel Akan Diperluas

Jalan menanjak dan rusak.Agung Kurniawan Jalan menanjak dan rusak.

Sementara ketika melaju normal, semisal di jalan tol, baiknya dinon-aktifkan agar mendapat konsumsi BBM lebih baik, hingga kecepatan yang lebih tinggi.

Sedangkan, ketika mobil menghadapi tanjakan curam atau terjebak macet dengan kondisi jalan merayap, sebaiknya bukan hanya tombol overdrive yang dipencet. Tapi tuas transmisi harus diturunkan ke posisi 2 atau 1.

Dengan begitu, torsi mobil akan menjadi lebih besar dan membuat mesin lebih ringan melaju di medan tersebut.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.