Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 29/06/2021, 14:41 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Belum lama ini, viral video di media sosial yang memperlihatkan Yamaha YZF-R15 yang sudah ditinggikan. Modifikasinya unik, tapi cukup membahayakan.

Motor sport tersebut adalah milik pembuat konten, Rendy Januari Aditia Prasatya, asal Banyuwangi. R15 miliknya yang dicat warna kuning hampir di seluruh bagiannya itu dibuat sangat jangkung.

Pada unggahan di akun Instagram @rendiprasatyaofficial, terlihat suspensi depannya sudah diganti lebih tinggi. Suspensi belakangnya juga sudah diganti dengan yang lebih tinggi.

Baca juga: Yamaha YZF-R15 dan MT-15 Bakal Dibekali Y-Connect

Tak sedikit pengikutnya di Instagram yang heran bagaimana cara Rendi menaiki dan turun dari motornya saat digunakan di jalan raya. Rendi pun menunjukkan caranya dalam salah satu unggahannya.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Rendy Januari Aditia Prasatya (@rendyprasatyaofficial)

Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion Wahana, mengatakan, memodifikasi sepeda motor sah-sah saja. Namun, dalam memodifikasi atau mengubah bagian pada motor sebaiknya mempertimbangkan sisi keamanan pada motor tersebut.

"Jangan sampai unit motor yang dimodifikasi justru membuat bahaya bagi pengendaranya," kata Agus, kepada Kompas.com, belum lama ini.

Baca juga: Beredar Rendering Yamaha R15 v4, Makin Mirip Moge Supersport

Agus menambahkan, sepeda motor yang dikeluarkan oleh ATPM telah melalui uji kelayakan dan juga telah diperhitungkan bahan material, beban maksimal, keseimbangan motor, dan lainnya.

"Sehingga, jika ingin mengubah motor, sebaiknya juga harus memikirkan hal tersebut. Jangan hanya ingin terlihat keren, tapi malah membahayakan saat motor dikendarai di jalan raya," ujar Agus.

Namun, dalam salah satu unggahannya di Instagram, Rendi juga sudah menyebutkan bahwa motornya tersebut hanya untuk keperluan pembuatan konten TikTok, jangan ditiru tingginya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com