Mulai Sering Hujan, Pahami Cara Aman Melewati Jalan Rusak dan Berlubang

Kompas.com - 24/06/2021, 06:39 WIB
Pengendara melintasi jalan berlubang di Grand Depok City (GDC) Grand Depok City, Depok, Jawa Barat, Rabu, (11/12/2019). Beberapa jalan sepanjang GDC masih berlubang dan bergelombang. KOMPAS.com/M ZAENUDDINPengendara melintasi jalan berlubang di Grand Depok City (GDC) Grand Depok City, Depok, Jawa Barat, Rabu, (11/12/2019). Beberapa jalan sepanjang GDC masih berlubang dan bergelombang.

JAKARTA, KOMPAS.com - Di saat hujan jalan rusak atau bergelombang yang tertutup genangan, seperti jebakan tersendiri bagi para pengendara sepeda motor.

Tak jarang pengendara motor sampai terjatuh karena menghantam lubang yang tertutup genangan air.

Training Director Safety Defensive Consultant Sony Susmana mengatakan, jalan rusak dan berlubang memang sudah menjadi masalah yang tidak ada habisnya.

Kurangnya kesadaran pengguna jalan untuk menjaga fasilitas menyebabkan masyarakat harus menerima kondisi tersebut, terutama berdampak bagi pengguna kendaraan bermotor.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Ini Penyebab Power Steering Mobil Cepat Rusak

Meski demikian, menurut Sony ada dua faktor yang harus dipahami ketika melewati jalan rusak dan berlubang. Pertama dari sisi pengendara. Kemampuan pengendara sepeda motor dalam berkendara sangat berpengaruh besar.

“Jika pengendara sudah hafal jalan dan lokasi lubang, ia akan lebih mudah menghindar dan meminimalisir gejala hilang keseimbangan. Sehingga tidak akan terjadi hal yang terlalu fatal,” ujar Sony kepada Kompas.com, Rabu (23/6/2021).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Seorang pengendara motor sedang melintas di antara pot tanaman milik warga yang diletakkan dijalan yang rusak Jumat (19/1/2017) Koleksi Pribadi Romdan Rizal Seorang pengendara motor sedang melintas di antara pot tanaman milik warga yang diletakkan dijalan yang rusak Jumat (19/1/2017)

Kedua dari sisi kendaraan. Ketika mendadak harus melewati lubang, sebaiknya setelah itu perhatikan komponen kendaraan yang dapat rusak akibat hal tersebut.

“Seperti ban, shockbreaker, kelistrikan dan komponen lainnya. Karena jika ternyata ada kerusakan tentu ini akan menjadi bahaya bagi pengemudi di kemudian harinya” kata Sony.

Selain itu, menjaga jarak aman dengan kendaraan lainnya di jalan raya menjadi hal yang harus diperhatikan terutama jika pengemudi dihadapkan dengan kondisi seperti ini.

Baca juga: Dishub DKI Batasi Waktu Operasional Transjakarta hingga Angkot

“Ketika menemukan jalan rusak atau lubang di jalan, pengemudi motor masih memiliki waktu untuk menghindar sehingga tidak perlu bersinggungan dengan kendaraan lainnya. Jangan lupa juga untuk selalu cek spion dan memastikaan keadaan sekitar aman,” ucapnya.

Jalan yang rusak biasanya semakin diperparah oleh pengemudi yang menerabas dengan kasar. Oleh karena itu Sony berpesan ketika dijalan sebaiknya berekendaralah dengan terukur dan akal sehat, yaitu kecepatan yang rendah.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X