Kasus Corona Meningkat, Ingat Bersihkan Bagian Mobil

Kompas.com - 19/06/2021, 07:02 WIB
Tampilan interior mobil Suzuki Ignis di Inggris. autoevolution.comTampilan interior mobil Suzuki Ignis di Inggris.

JAKARTA, KOMPAS.com - Lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi di beberapa daerah, menuntut masyarakat untuk lebih memperhatikan kebersihan, tidak terkecuali untuk kebersihan mobil kesayangan.

Ada beberapa titik yang sekiranya menjadi tempat favorit keberadaan kuman dan bakteri di dalam mobil. Apalagi saat ini masyarakat sedang berusaha untuk mencegah terpaparnya virus tersebut.

CEO Makko Group Christopher Sebastian mengatakan, bagian mobil yang rentan akan kuman adalah komponen mobil yang sering dijamah. Seperti setir mobil, tombol audio, tombol power window, handle pintu, dan sabuk pengaman.

Baca juga: Pasar Motor Domestik Bisa Capai 4,3 Juta Unit, Skutik Mendominasi Lagi

Bagian ini adalah yang paling banyak terdapat kuman dan bakteri karena sering disentuh,” ujar Christopher kepada Kompas.com belum lama ini.

Menurut Christopher ada cara untuk menghindari berkembang biaknya bakteri atau kuman yang ada dalam mobil. Ia menyarankan pemilik mobil sebaiknya selalu menjaga kebersihan dengan melakukan vacum atau fogging secara berkala.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Perhatikan juga kebersihan air conditioner (AC) dan karpet mobil, karena biasanya pada komponen tersebutlah kuman dan virus sering berkembang,” kata dia.

Baca juga: Covid-19, Polri Ingatkan Batasi Mobilitas dan Perketat Check Point

Ilustrasi Fogging mobilIstimewa Ilustrasi Fogging mobil

Sementara itu, Business Development Rotary Bintaro Kelvin Ong menambahkan, untuk menghilangkan virus dan bakteri dalam mobil bisa dengan melakukan treatment ozon.

“Treatment ozon sebenarnya memiliki peran yang sama dengan fogging yaitu untuk mencegah berkembangnya virus, bakter, jamur dan kuman-kuman, hanya saja prosesnya berbeda,” ucap Kelvin.

Kelvin menjelaskan, ozon memiliki efek sterilisasi paling efisien kedua di dunia sehingga secara efektif digunakan untuk melawan bakteri, virus dan menghilangkan bau yang tidak sedap di tempat yang tidak diinginkan secara permanen.

Baca juga: Hasil FP2 MotoGP Jerman 2021, Oliveira Tercepat, Marquez Melorot

“Kalau fogging kan terlihat dan bisa dirasakan setelahnya, namun kalo ozon tidak ada asap atau apapun yang bisa dilihat dengan kasat mata. Tapi setelah ozon tentu ada perubahan pada kabin mobil,” kata dia.

Caranya, cukup dengan memasangkan selang dari mesin ozon ke kabin mobil dan mesin akan menjalankan tugasnya untuk mensterilkan kabin mobil.

“Sebaiknya treatment ini rutin untuk dilakukan untuk menghilangkan virus dan bakteri dalam mobil, serta menghilangkan bau tidak sedap,” ujar Kelvin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.