Catat Ada Risiko Mengintai Jika Berkendara pada Malam Hari

Kompas.com - 29/05/2021, 10:22 WIB
Berkendara malam hari di Trans Jawa Berkendara malam hari di Trans Jawa

JAKARTA, KOMPAS.com - Berkendara merupakan aktivitas yang dapat dilakukan baik pada siang ataupun malam hari. Namun jika dilakukan pada malam hari, tentu ada beberapa faktor lingkungan berkendara yang berbeda daripada berkendara siang hari.

Agus Sani selaku Head of Safety Riding Promotion Wahana menjelaskan, ada beberapa resiko yang harus diperhatikan pada saat berkendara pada malam hari.

Baca juga: Resmi Berlaku, Aturan Penggolongan SIM Segera Disosialisasikan

"Jika berkendara dilakukan pada malam hari, situasi jalan yang gelap akan mengganggu pandangan pengendara. Selain itu pada saat malam itu merupakan waktu biologis tubuh manusia untuk beristirahat sehingga akan menyebabkan kantuk," kata Agus kepada Kompas.com beberapa waktu lalu.

Berkendara di malam hari memiliki banyak risiko, sebaiknya pengendara harus waspada dan berkonsentrasi pada saat berkendara. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan terutama jika melakukan perjalanan jarak jauh.

Situasi lalu lintas di Jalan MH. Thamrin mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia terpantau ramai lancar pada Rabu (12/5/2021) malam.KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJO Situasi lalu lintas di Jalan MH. Thamrin mengarah ke Bundaran Hotel Indonesia terpantau ramai lancar pada Rabu (12/5/2021) malam.

Ada beberapa pertimbangan kenapa berkendara pada malam hari memiliki banyak risiko. Pertama, malam hari merupakan waktu bagi tubuh untuk beristirahat. Jika dipaksakan maka ada resiko mengantuk, fisik drop, halusinasi, dan lain-lain yang membahayakan.

Baca juga: Hasil FP1 MotoGP Italia 2021; Vinales Tercepat, Marquez dan Rossi Tercecer

Kedua, mengemudi pada malam hari saat gelap memang lebih terasa tidak melelahkan. Namun, kerja mata akan lebih berat dan cepat lelah karena melihat sinar lampu yang terang dari arah depan.

Ketiga, jika kendaraan mengalami masalah di tengah perjalanan, akan lebih sulit untuk meminta pertolongan. Apalagi untuk bengkel sepeda motor kebanyakan buka pada siang hari. Jika mengalami ban bocor, tentu akan lebih susah lagi.

Sejumlah pemotor menjebol pos penyekatan di Seger Alam Puncak,Istimewa Sejumlah pemotor menjebol pos penyekatan di Seger Alam Puncak,

Keempat, berkendara pada malam hari akan bertemu juga dengan pengguna jalan lain yang ada kemungkinan juga untuk mengantuk. Hal ini dapat menigkatkan risiko kecelakaan karena orang lain.

Baca juga: 4 Kebiasaan yang Bikin Motor Cepat Rusak

Kelima, pada saat berkendara di malam hari banyak pengendara yang berfikir kalau jalanan lebih sepi dan lebih cepat sampai. Hal itu akan membuat sebagian orang memacu kendaraannya lebih cepat dan membahayakan pengguna jalan lain.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.