Biar Tidak Seret, Kick Starter Motor Jangan Cuma Jadi Hiasan

Kompas.com - 24/05/2021, 11:02 WIB
Ilustrasi kick starter pada skutik Otomania/Setyo AdiIlustrasi kick starter pada skutik

JAKARTA, KOMPAS.com - Beberapa sepeda motor zaman sekarang masih dibekali dengan kick starter. Namun, banyak yang terlena juga dengan penggunaan electric starter dan mengabaikan starter kaki yang tersedia.

Alhasil, tak sedikit pemilik motor yang mengeluhkan kick starter pada kendaraannya menjadi macet atau seret ketika sewaktu-waktu digunakan.

Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM), Endro Sutarno, mengatakan, kick starter bisa macet karena pinion di komponen tersebut kotor atau berkarat. Pinion di komponen tersebut berfungsi untuk meneruskan daya putar motor (saat starter) ke mesin.

Baca juga: Nyalakan Mesin Motor dengan Kick Starter Bisa Hemat Aki, Mitos atau Fakta?

“Memang pada kenyataanya hampir semua pengguna motor khususnya matik jarang menggunakan kick starter. Begitu ingin digunakan, keras. Hal ini karena bagian tersebut sudah kotor bahkan ada yang berkarat karena tanpa ada grease atau gemuknya,” ujar Endro, kepada Kompas.com, beberapa waktu lalu.

Ilustrasi kick starterStanly/Otomania Ilustrasi kick starter

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Endro menambahkan, bersihkan bagian penghubung gir dengan memakai kuas dan angin bertekanan tinggi (kompresor). Setelah itu, oleskan gemuk atau grease pada starter pinion dan alur gir agar tidak macet lagi.

Rendra Kusumah, Kepala Bengkel Astra Motor Center Jakarta, mengatakan, kick starter yang keras dan sulit balik ke posisi semula biasanya karena adanya penumpukan debu atau adanya karat sehingga jadi seret.

"Salah satu faktor penyebab yang paling sering terjadi ada pada debu. Debu ini tersangkut atau menempel pada area as dan gir dari kick starter," kata Rendra, dalam kesempatan terpisah.

Baca juga: Selama PSBB Ketat Motor Jarang Dipakai, Awas Kick Starter Bisa Macet

Ilustrasi kick starter skutiktvsscooty.com Ilustrasi kick starter skutik

Untuk mencegah hal tersebut terjadi, sebenarnya sangat mudah. Cukup gunakan kick starter sesekali dan rajin mencuci motor, terutama setelah terkena hujan.

"Untuk perawatannya mudah sekali, walaupun ada electric starter minimal tiap pagi hari selalu gunakan kick starter. Jadi, ada pergerakan di bagian kick starter ini," katanya.

Untuk motor matik, setiap 8.000 km di AHASS ada paket pembersihan CVT. Rendra mengatakan, paket ini sudah termasuk pelumasan pada area kick starter menggunakan grease.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X