Mobil Pelat M Terobos Pos Penyekatan di Malang, Nyaris Tabrak Petugas

Kompas.com - 12/05/2021, 03:02 WIB
Mobil plat M berwarna putih yang nekat menerobos pos penyekatan pengetatan larangan mudik di pintu tol Malang sedang dikejar petugas Polresta Malang Kota. POLRESTA MALANG KOTAMobil plat M berwarna putih yang nekat menerobos pos penyekatan pengetatan larangan mudik di pintu tol Malang sedang dikejar petugas Polresta Malang Kota.

JAKARTA, KOMPAS.com - Aturan larangan mudik yang berlaku 6 hingga 17 Mei mulai diramaikan oleh sejumlah pelanggaran. Mulai dari aksi penumpang yang menggunakan modus naik trik, mobil bak, bahkan ambulans, hingga banyaknya kendaraan yang menerobos pos penyekatan polisi.

Seperti dilansir dari Kompas TV, mobil Toyota Avanza berwarna putih nekat menerobos Pos Penyekatan Pemudik di Exit Tol Madyapuro Kota Malang, Selasa (11/5/2021).

Mobil dengan nopol M 1783 HO itu melaju dengan kecepatan tinggi hinga nyaris melukai petugas saat melewati pos penyekatan.

Baca juga: Harley-Davidson Bikin LiveWire Jadi Anak Perusahaan Motor Listrik

Melihat kejadian tersebut, petugas pun langsung mengejar pelaku sebelum akhirnya tertangkap di daerah Gang Melati, Sekarpuro, Kabupaten Malang.

Akibat perbuatan itu, pelaku kemudian dibawa ke Polresta Malang Kota untuk dimintai keterangan.

Petugas gabungan saat operasi penyekatan di Exit Tol Pejagan Brebes, Jawa Tengah, Selasa (11/5/2021) (Istimewa)Tresno Setiadi/kompas.com Petugas gabungan saat operasi penyekatan di Exit Tol Pejagan Brebes, Jawa Tengah, Selasa (11/5/2021) (Istimewa)

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terkait hal ini, Training Director Safety Defensive Consultant Sonny Susmana mengatakan, pulang ke kampung halaman memang sudah menjadi sebuah tradisi setiap keluarga, khususnya bagi mereka pekerja yang mencari nafkah di Ibukota.

Namun perlu dipahami, bahwa imbauan pemerintah untuk tidak mudik merupakan salah satu usaha untuk menghindari penyebaran virus Covid-19 kepada sanak keluarga di kampung halaman.

Baca juga: Cek Volume Air Aki, Bisa Dilakukan di Rumah

Pemudik sepeda motor terjebak kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/5/2021) dini hari. Petugas gabungan memutar balikan ribuan pemudik yang melintasi pos penyekatan perbatasan Bekasi -Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras.WAHYU PUTRO A Pemudik sepeda motor terjebak kemacetan saat melintasi posko penyekatan mudik di Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (11/5/2021) dini hari. Petugas gabungan memutar balikan ribuan pemudik yang melintasi pos penyekatan perbatasan Bekasi -Karawang, Jawa Barat. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/pras.

Dari kejadian ini terlihat para pengendara sudah kebablasan melakukan hal-hal berbahaya seperti melanggar lalu lintas.

"Untuk apa bersusah payah menerobos barikade kalau nantinya celaka akibat kelalaiannya sendiri,” kata Sony belum lama ini saat dihubungi Kompas.com.

Sony mengingatkan, jangan sampai kepentingan ego semua aturan ditabrak atau disiasati.

“Kalaupun haurs memaksa mudik, lakukan dengan bijak. Penuhi syarat-syarat untuk keluar kota dan lakukan isolasi mandiri demi kesehatan bersama,” ucapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.