Gejala Kaki-kaki Mobil Mulai Rusak, Sudah Minta Diurut

Kompas.com - 09/05/2021, 10:21 WIB
Ilustrasi suspensi mobil lowvolumevehicle.co.nzIlustrasi suspensi mobil
|

JAKARTA,KOMPAS.com - Kaki-kaki mobil merupakan bagian yang mempengaruhi kenyamanan berkendara untuk sebuah mobil.

Bagian ini merupakan bagian yang salah satunya berfungsi sebagai peredam guncangan pada mobil saat berkendara.

Jika terjadi kerusakan pada kaki-kaki mobil, biasanya mobil tidak nyaman lagi dikendarai dan terdengar bunyi pada bagian kaki-kaki.

Ada beberapa indikasi kerusakan kaki-kaki mobil yang bisa diketahui pemilik mobil melaui deteksi singkat.

Baca juga: Nasib Avanza dan Innova di Pasar Mobil Bekas Setelah Insentif Pajak

Deteksi singkat ini bermanfaat bagi konsumen untuk mengecek kondisi mobil pada saat akan membeli mobil dengan keadaan seken.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ilustrasi bengkel kaki-kaki mobil alternatif KompasOtomotif Ilustrasi bengkel kaki-kaki mobil alternatif

"Jika ada bunyi pada kaki-kaki mobil itu biasanya ada masalah, entah itu shockbreaker yang sudah minta servis atau ganti, bisa juga bushing arm dan bearingnya," kata Rochmad, pemilik bengkel spesialis kaki-kaki di Solo, Jawa Tengah kepada Kompas.com, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Pemerintah Larang Mudik Lokal, Ini Kendaraan yang Boleh Melintas

Selain bunyi berdecit, kerusakan pada kaki-kaki juga bisa dilihat pada saat kondisi mobil berhenti.

Caranya, tempatkan mobil di permukaan yang rata dan lihat apakah posisi mobil miring atau tidak. Jika posisi mobil miring, bisa dipastikan ada salah satu per atau shockbreaker yang rusak.

"Kerusakan itu biasanya karena masalah usia, selain itu pemakaian yang ngawur di jalanan rusak dan sering membawa beban berat itu juga berpengaruh," ucap Rochmad.

Ilustrasi sokbreker mobilwww.kwikkarrichardson.com Ilustrasi sokbreker mobil

Selain mobil terlihat miring, kerusakan kaki-kaki mobil juga dapat dilihat dari ban yang ausnya tidak merata.

Karena ada salah satu bagian yang rusak, maka beban kendaraan akan tidak seimbang dan mengakibatkan salah satu sisi ban menopang beban lebih berat dari yang lainnya.

Baca juga: Ingat, Mengemudi di Tanjakan atau Turunan Ada Regulasi yang Berlaku

Kalau sudah sampai seperti itu, kerusakan kaki-kaki bisa saja sudah merambat ke bagian lain. Bagian yang juga akan mengalami masalah jika per atau shockbreaker mengalami kerusakan, dan tidak segera diperbaiki adalah bearing dan juga bushing arm yang menghubungkan arm dengan sasis kendaraan.

Lebih parah, jika terjadi kerusakan pada kaki-kaki mobil adalah kendali kemudi tidak presisi lagi dan memerlukan koreksi pada saat mengemudi. Biasanya mobil bisa berbelok ke kanan atau ke kiri padahal posisi setir sudah lurus.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X