Ini Sikap Pengendara yang Benar Ketika Banyak Hewan Menyeberang di Jalan

Kompas.com - 28/04/2021, 12:32 WIB
Tangkapan layar video kecelakaan tunggal akibat menabrak hewan ternak yang melintas di jalan. Akun Instagram @otomtalkTangkapan layar video kecelakaan tunggal akibat menabrak hewan ternak yang melintas di jalan.

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam berkendara, dibutuhkan fokus yang baik untuk selalu melihat kondisi di jalan. Ini merupakan hal yang wajib agar pengendara bisa bertindak tepat waktu jika terjadi sesuatu di luar dugaan.

Baru-baru ini beredar unggahan video pengendara mobil mengalami kecelakaan tunggal akibat menabrak hewan ternak yang berkeliaran di jalan.

Dalam waktu yang berdekatan, kembali muncul unggahan video lain dengan situasi serupa. Kali ini gantian pengendara sepeda motor yang ditabrak oleh hewan ternak.

Baca juga: Cara Mudah Jual Mobil di Tengah Pandemi

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by otomtalk (@otomtalk)

 

Kedua video tersebut diunggah oleh akun Instagram @otomtalk pada Selasa (27/4/2021).

Menanggapi peristiwa tersebut, Marcell Kurniawan selaku Training Director The Real Driving Center (RDC) mengatakan, ada sikap yang harus dilakukan pengendara agar tetap aman jika bertemu hewan yang berkeliaran di jalanan.

"Pertama, wajib lakukan observasi jauh ke depan untuk memastikan ada potensi bahaya apa yang mungkin ada di depan. Sehingga, kita siap dan sigap bila ada potensi bahaya yang mungkin terjadi," kata Marcell saat dihubungi Kompas.com, Rabu (28/4/2021).

Baca juga: Jadi Korban Larangan Mudik, Pemerintah Diminta Bantu Pengusaha Bus

Mengemudi di Dompu, Nusa Tenggara Barat, mesti hati-hati sebab banyak hewan menyebrang. Febri Ardani Mengemudi di Dompu, Nusa Tenggara Barat, mesti hati-hati sebab banyak hewan menyebrang.

Marcell mengatakan bahwa sebaiknya pengendara menunggu hewan yang sedang menyeberang sampai kondisi jalan sudah cukup aman. Jika kondisi jalan dirasa sudah kondusif, baru lanjutkan perjalanan.

Ia juga menegaskan, selalu patuhi batas kecepatan berkendara yang sudah ditentukan. Sebab, berkendara dengan kecepatan tinggi bisa membuat pengendara telat mengerem saat melihat ada hewan yang melintas di jalan.

"Itulah kenapa kita perlu menaati aturan maksimum dan minimum kecepatan yang ada di jalan. Sehingga, kita punya waktu dan jarak yang cukup untuk berhenti," kata Marcell menambahkan.

Pada dasarnya hewan tidak memiliki akal pikiran untuk memahami potensi bahaya berkeliaran di jalan. Maka dari itu, pengendara yang harus mengalah saat bertemu hewan menyeberang jalan demi keselamatan bersama.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X