Mobil Pribadi Jadi Andalan Wisata Menciptakan Adaptasi Baru

Kompas.com - 19/04/2021, 08:02 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Pembatasan pada transportasi umum selama pandemi, telah berdampak pada penggunaan kendaraan pribadi. Terutama buat mereka yang hendak keluar kota ataupun berwisata.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI Sandiaga Uno mengatakan, mayoritas masyarakat saat ini memilih menggunakan mobil pribadi untuk bepergian.

“Data yang kita miliki, 77 persen dari masyarakat kita di tengah-tengah pandemi ini, sekarang keluar kota dengan menggunakan mobil sendiri,” ujar Sandi di Jakarta Minggu (18/4/2021).

Baca juga: Ramaikan IIMS Hybrid 2021, Jeep Tawarkan Diskon Ratusan Juta Rupiah

Sandiaga Uno saat menghadiri talk show di IIMS 2021KOMPAS.com/DIO DANANJAYA Sandiaga Uno saat menghadiri talk show di IIMS 2021

Menurutnya, angka ini memiliki sejumlah arti. Selain jumlahnya yang besar, industri otomotif tandanya bakal beradaptasi dan terus meningkat ke depannya.

“Jadi sudah selayaknya pariwisata otomotif dan ekonomi kreatif ini kita bersinergi, jadi pesan saya terus tingkatkan inovasi, lakukan adaptasi, dan kolaborasi,” ucap Sandi.

Bersama dengan Perhimpunan Wisata Otomotif Indonesia (PWOI), Sandi menggagas wisata sambil berkendara.

Baca juga: Hasil MotoGP Portugal 2021: Quartararo Juara, tapi Banyak yang Crash

Rombongan komunitas offroad TLCI Chapter 2 Riau beristirahat di kawasan hutan perbatasan Riau-Sumbar sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Pekanbaru, Sabtu (13/2/2021).Dok. TLCI Chapter 2 Riau Rombongan komunitas offroad TLCI Chapter 2 Riau beristirahat di kawasan hutan perbatasan Riau-Sumbar sebelum melanjutkan perjalanan ke Kota Pekanbaru, Sabtu (13/2/2021).

Khususnya untuk menjelajah 5 destinasi super prioritas yang telah ditetapkan Kemenparekraf yakni, Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

“Jadi kita akan menemukan sensasi tersendiri, berwisata dengan berkendara mobil. Kita mengujungi desa-desa wisata, jadi ini adalah tren baru wisata saat ini. Kami sudah lakukan dengan PWOI, jadi kita bikin Wonderful Ride Indonesia” ujar Sandi.

“Karena memang eksotisme dari destinasi-destinasi yang sangat unit itu hanya bisa dijangkau dengan otomotif. Dan mobil listrik, atau mobil-mobil offroad yang unit memang sangat diminati oleh para anggota komunitas otomotif dan pelaku pariwisata,” tuturnya.

Baca juga: Hasil Klasemen MotoGP 2021, Quartararo Salip Zarco

Tips touring di tengah pandemiDok. YIMM Tips touring di tengah pandemi

Dalam 5 destinasi super prioritas, Kementerian Parekraf telah merencanakan event hingga kegiatan dengan minat khusus di lokasi-lokasi tersebut.

Sandi juga mengatakan, misalnya di Purworejo dekat Borobudur, akan diselenggarakan event MXGP. Kemudian di Mandalika ada MotoGP, yang mestinya berlangsung Oktober 2021, tapi diundur ke Maret 2022. Tak ketinggalan Superbike pada November 2021.

“Setelah itu di Likupang, mungkin juga akan ada beberapa kegiatan yang berkaitan otomotif, seperti touring dan sebagainya,” ucap Sandi.

“Kalau Labuan Bajo kita arahkan untuk kelestarian alam, dan di situlah mobil-mobil bernuansa ramah lingkungan yang akan kita dorong, seperti mobil dan motor yang ramah lingkungan,” kata dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.