Penyebab dan Solusi Mika Headlamp yang Berembun

Kompas.com - 16/04/2021, 15:21 WIB
Ilustrasi Peugeot 5008 FOTO: ASTRA PEUGEOTIlustrasi Peugeot 5008
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Masalah yang kerap terjadi pada lampu mobil ialah berembun pada bagia mika dan kaca lampu. Tak cuma pada mobil lawas, tapi juga dialami mobil baru.

Penyebab munculnya umumnya terjadi karena adanya perbedaan suhu udara antara luar
mika lampu dan bagian dalamnya. Sehingga muncul bintik-bintik air di dalam mika.

Samsudin, Technical National PT Astra International, Peugeot, mengatakan, selain merusak pemandangan air juga bisa membuat korslet bohlam lampu.

Baca juga: Kalibrasi Sertifikasi Pengemudi Truk dan Bus Harus Tiap Tahun

Ilustrasi headlamp mobil berembunFoto: Peugeot Ilustrasi headlamp mobil berembun

“Munculnya embun di dalam mika lampu biasanya terjadi ketika cuaca sedang hujan, atau mobil habis keluar dari tempat cucian mobil. Saat kondisi tersebut, perbedaan suhu antara ruang dalam dan luar mika terjadi hingga menyebabkan terbentuknya embun,” katanya dalam rilis resmi, Jumat (16/4/2021).

Jika dibiarkan kata Samsudin, embun dapat masuk ke dalam rumah lampu. Hal itu terjadi akibat sealant yang jadi perekat antara mika dan rumah lampu bocor.

Hal ini bisa disebabkan oleh usia plastik yang sudah lama sehingga mulai getas termakan usia. Jadi kemungkinan air menyusup masuk kian besar.

Adanya air di dalam mika lampu bisa terjadi juga jika mobil habis menerjang banjir. Sehingga air bisa masuk melalui lubang ventilasi atau karet sil pelindung rumah bohlam (fiting lampu).

Baca juga: Segini Estimasi Biaya Restorasi Motor Bebek Bekas

Ilustrasi headlamp mobil berembun e46.com Ilustrasi headlamp mobil berembun

Jika kondisi embun terlalu sering terjadi, kata Samsudin, bahkan hingga air masuk ke
dalam rumah lampu, mau tidak mau lampu harus dibongkar.

Lakukan perawatan sekaligus perbaikan di area yang rusak, sekaligus dibersihkan dan diberi sealant yang lebih baik agar tidak terjadi kebocoran.

“Tapi kalau belum sempat bawa ke bengkel khusus lampu, tindakan preventif yang bisa dilakukan adalah menghindari penyemprotan air bertekanan di seputar headlamp," katanya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X