Jakarta-Semarang 12 Jam, Dapat Apa dengan BMW X5?

Kompas.com - 12/04/2021, 14:22 WIB
New BMW X5 xDrive40i xLine difoto di Blora, Jawa Tengah, Minggu (4/4/2021). BMW X5 merupakan pelopor dari segmen Sport Activity Vehicle BMW. Fitur yang paling mencolok dari New BMW X5 xDrive40i xLine ini adalah hadirnya bangku baris ketiga yang mampu memberikan ruang untuk seluruh keluarga. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMONew BMW X5 xDrive40i xLine difoto di Blora, Jawa Tengah, Minggu (4/4/2021). BMW X5 merupakan pelopor dari segmen Sport Activity Vehicle BMW. Fitur yang paling mencolok dari New BMW X5 xDrive40i xLine ini adalah hadirnya bangku baris ketiga yang mampu memberikan ruang untuk seluruh keluarga.

Peta jalan di Google menunjukkan merah di beberapa titik. Waktu tempuh yang kami perkirakan sekitar lima jam ternyata meleset. Kami terbelalak karena waktu tempuh yang diperkirakan adalah delapan jam.

Tanpa ragu, meskipun membayangkan macet, kami berangkat. Memasuki ruas tol BSD sebagai titik berangkat, kami uji respons BMW X5 untuk mencapai titik kecepatan 100 kilometer per jam. Tak kurang dari tujuh detik, kecepatan bisa melampaui 100 kpj.

Sungguh bertenaga dan cepat responsnya. Padahal, kami masih menggunakan mode comfort. Kami coba mode sport, responsnya lebih cepat lagi. Saat pedal gas diinjak, badan seperti ditarik ke belakang. 

Namun, keasyikan menikmati tenaga cepatnya respons mesin enam silinder 2.998 cc dan bertenga 340 tk tidak berlangsung lama. Menjelang ruas Tol Cikampek, titik merah pertama karena macet kami jumpai.

Kendaraan antre memanjang dan juga melebar karena semua ruas jalan lantas penuh. Tol Layang Cikampek ditutup petugas saat kami hendak melaluinya pukul 10.00. Apa boleh buat.

Semua kendaraan diarahkan melewati Tol Cikampek lama yang untuk sejumlah ruasnya tidak rata kondisi jalannya. Sisa-sisa pembangunan Tol Layang dan jalur kereta masih banyak dibiarkan.

Banyak dijumpai gelombang di jalan, lobang, patahan dan retakan jalan ketika kendaraan melaju selepas macet.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Uji suspensi BMW X5 terjadi di sini. Dengan adaptive 2-axle air suspension yang secara otomatis bisa mengatur level suspensinya sesuai kondisi jalan, perjalanan terasa tanpa goncangan.

Mode suspensi juga bisa diatur secara manual dalam lima tingkatan dengan rentang penyesuaian 80mm. Sebelum berangkat, saya set suspensi di tingkat tiga.

Berkat suspensi yang prima, ruas jalan tol yang tidak rata karena patahan, retakan dan lobang yang belum ditambal tidak terasa menyiksa. Barang-barang di bagasi juga tidak bergeser atau berpindah tempat karenanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.