Janji Kakorlantas Tindak Tegas Travel Gelap

Kompas.com - 10/04/2021, 09:02 WIB
Polisi menghentikan bus untuk diperiksa di akses keluar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/5/2019) dini hari. Kegiatan penyekatan dan razia yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dibantu oleh personel TNI itu untuk mengantisipasi adanya pergerakan massa ke Jakarta terkait pengumuman hasil pemilihan presiden pada Rabu, 22 Mei 2019 di KPU. ANTARA FOTO/DIDIK SUHARTONOPolisi menghentikan bus untuk diperiksa di akses keluar Jembatan Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (19/5/2019) dini hari. Kegiatan penyekatan dan razia yang dilakukan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dibantu oleh personel TNI itu untuk mengantisipasi adanya pergerakan massa ke Jakarta terkait pengumuman hasil pemilihan presiden pada Rabu, 22 Mei 2019 di KPU.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tak hanya mempersiapkan titik penyekatan, jelang implementasi larangan mudik Lebaran 2021, jajaran Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Korlantas Polri) juga akan ketat dalam hal pengawasan, khususnya peredaran travel gelap.

Bahkan Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono, memastikan pada larangan mudik tahun ini, tak akan ada lagi travel gelap yang bisa menerobos atau lolos dari penyekatan.

Baca juga: Mudik Dilarang, Kementerian Perhubungan Siapkan 300 Pos Penyekatan

"Saya pastikan tidak ada (travel gelap) yang lolos karena kita bangun 333 titik evaluasi dari pada mudik tahun lalu. Tahun lalu kita bangun 146 titik. Tahun ini kita bangun 333 titik dan sudah kita koordinasi dengan instansi terkait semua," ujar Istiono disitat dari NTMC, Kamis (8/4/2021).

Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020.Dokumentasi Polda Metro Jaya (Istimewa) Polisi mengamankan kendaraan travel gelap yang mengangkut pemudik selama 18 hari Operasi Ketupat 2020.

Istiono menjelaskan Korlantas Polri sudah menambah titik-titik penyekatan. Hal tersebut sebagai salah satu upaya agar tak ada lagi travel gelap yang bisa lolos pemantauan.

Karena itu, Istiono berani memastikan bila seluruh travel gelap yang nekat melakukan perjalanan saat larangan mudik berlangsung, bakal ditindak tegas.

Langkah-langkah terkait pengamanan dalam implementasi larangan mudik juga sudah disinergikan dengan lembaga atau instansi terkait, termasuk Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan jajaran pemerintah daerah.

Baca juga: Mudik Jauh Dilarang, Pemerintah Izinkan Mudik Lokal

"Semua sinergi kompak untuk melakukan langkah-langkah penyekatan secara menyeluruh, baik pendekatan di perbatasan provinsi, antarprovinsi, kabupaten, antarkabupaten, semua kita lakukan penyekatan. Termasuk travel gelap saya pastikan akan saya tindak tegas," ucap Istiono.

Polisi menginterogasi sejumlah penumpang yang diduga menumpang mobil bernomor polisi palsu saat penyekatan pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/5/2020). Satlantas Polrestabes Semarang mencatat sejak pukul 07.00-17.00 WIB sebanyak 276 kendaraan roda empat maupun bus yang mengangkut pemudik menuju Jakarta melalui gerbang tol tersebut diperintahkan untuk berputar balik karena tidak dilengkapi surat izin keluar-masuk (SIKM).ANTARA FOTO/AJI STYAWAN Polisi menginterogasi sejumlah penumpang yang diduga menumpang mobil bernomor polisi palsu saat penyekatan pemudik di Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/5/2020). Satlantas Polrestabes Semarang mencatat sejak pukul 07.00-17.00 WIB sebanyak 276 kendaraan roda empat maupun bus yang mengangkut pemudik menuju Jakarta melalui gerbang tol tersebut diperintahkan untuk berputar balik karena tidak dilengkapi surat izin keluar-masuk (SIKM).

Hal serupa juga diutarakan Direktur Jenderal Perhubungan darat Kemenhub Budi Setiyadi, dalam konferensi pers virtual.

Budi mengatakan bakal melakukan tindakan tegas terhadap travel gelap atau kendaraan yang tak sesuai dengan regulasi larangan mudik yang sudah dikeluarkan.

"Khusus kepada kendaraan-kendaraan travel atau kemudian angkutan perseorangan yang digunakan untuk mengangkut penumpang, nanti akan dilakukan tindakan tegas oleh kepolisian. Baik berupa penilangan, dan juga tindakan lain yang sesuai dengan undang-undang yang ada," ujar Budi.

"Kemudian sanksi yang akan kami lakukan bersama kepolisian seperti tahun lalu, yang tidak memenuhi persyaratan untuk melakukan perjalanan itu akan diputar balik," kata dia.

Baca juga: SE Larangan Mudik Terbit, Cuma 2 Perjalanan Ini yang Dikecualikan

Petugas melakukan penyekatan di pos Rindu Alam, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2020). Penyekatan di lokasi yang berbatasan dengan wilayah Cianjur ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui aktivitas mudik masyarakat.KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO Petugas melakukan penyekatan di pos Rindu Alam, Kabupaten Bogor, Senin (1/6/2020). Penyekatan di lokasi yang berbatasan dengan wilayah Cianjur ini untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 melalui aktivitas mudik masyarakat.

Lebih lanjut Budi mengatakan proses pengawasan larangan mudik pada 333 titik penyekatan akan dilakukan secara gabungan. Mulai dari Polri, TNI, Satpol PP, Dinas Kabupaten Kota, serta unsur Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kota.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X