Mobil Rental Kena Tilang Elektronik, Bagaimana Urusannya?

Kompas.com - 26/03/2021, 16:41 WIB
Suasana parkir di sebuah perusahaan rental kendaraan atau sewa mobil Tribunnews.comSuasana parkir di sebuah perusahaan rental kendaraan atau sewa mobil

SURABAYA, KOMPAS.com Tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) skala nasional tahap pertama telah resmi diberlakukan per 23 Maret 2021 silam.

Dengan teknologi ETLE, petugas tidak perlu lagi melakukan tilang manual bagi orang yang melanggar rambu lalu lintas.

Dengan bukti rekaman CCTV ETLE dan kamera ETLE mobile, petugas cukup mengirim surat konfirmasi ke alamat rumah pelanggar sesuai dengan alamat yang tercantum dalam data Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Lalu bagaimana dengan pengusaha rental mobil dan motor? Bagaimana jika penyewa mobil atau motor melakukan pelanggaran lalu lintas saat sedang mengendarai kendaraan sewaan?

Dirlantas Polda Jatim Kombespol Latif Usman menjelaskan, harus ada penambahan poin-poin perjanjian saat transaksi menyewakan kendaraan.

Penyewa harus bertanggungjawab menyelesaikan sanksi jika terbukti telah melanggar lalu lintas menggunakan kendaraan sewaan.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jangan sampai pengusaha rental mobil dan motor tidak mengetahui jika kendaraan yang disewakan melanggar aturan lalu lintas.

Baca juga: Polisi Klaim ETLE di Jakarta Turunkan Angka Pelanggaran Lalu Lintas

Ilustrasi rental mobilistimewa Ilustrasi rental mobil

Pasalnya, surat pemberitahuan yang dikirimkan kepolisian butuh waktu beberapa hari untuk sampai ke tangan pemilik kendaraan.

Dikhawatirkan penyewa sudah mengembalikan kendaraan sebelum surat pemberitahuan sampai ke tangan pemilik kendaraan

"Kami menghimbau bagi para pengusaha rental dalam menyewakan kendaraan harus ada perjanjian jelas jika (penyewa) terkena tilang. Penyewa harus menyelesaikan kewajibannya," kata Kombespol Latif Usman saat dihubungi Kompas.com beberapa waktu lalu.

Pengusaha rental dapat meminta fotokopi kartu identitas seperti SIM atau KTP sebagai salah satu syarat peminjaman kendaraan. Meski penyewa sudah mengembalikan kendaraan sewaan, pengusaha rental masih memiliki data identitas penyewa.

Selain itu, pengusaha rental juga wajib mencatat alamat tempat tinggal penyewa agar suatu saat dapat dihubungi.

Baca juga: Catat, Ini 16 Titik Kamera ETLE di Makassar

"Kami tetap menghubungi pengusaha rental sebagai pemilik kendaraan tersebut. Nantinya pengusaha ini dapat memberitahukan pada kami siapa penyewanya," ujar Latif menjelaskan lebih lanjut.

Solusi lain bagi pengusaha rental mobil adalah dengan menyewakan mobilnya tanpa melepas kunci. Ini berarti sistem penyewaan mobil disertai lengkap dengan sopir. Hal ini dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran lalu lintas dengan kendaraan sewaan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X