TransJakarta Siapkan Operasional Bus Listrik Mulai Semester II 2021

Kompas.com - 19/03/2021, 09:22 WIB
Bus listrik buatan karoseri Laksana INSTAGRAM/MBAH_INUBus listrik buatan karoseri Laksana

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) berencana akan menghadirkan dan mengoperasikan sebanyak 20-30 unit bus listrik pada awal semester kedua tahun ini.

Langkah tersebut merupakan bagian dari perwujudan program Jakarta bebas emisi atau yang dikenal dengan program Jakarta Langit Biru dan mendukung program kendaraan bermotor listrik nasional.

"Dalam Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), sampai tahun 2030 kita menargetkan 10.051 bus yang dioperasikan semuanya sudah beralih ke listrik," kata Direktur Utama PT Transjakarta Sardjono Jhony Tjitrokusumo, Rabu (17/3/2021).

Baca juga: KNKT Ungkap Masalah Bus Listrik di Indonesia, Perkabelan Amburadul

Bus listrik HigerDOK. PT HIGER MAJU INDONESIA Bus listrik Higer

"Nah, harapan kami pada saat ulang tahun Jakarta nanti, kami dapat memberikan hadiah berupa minimum 20-30 unit bus listrik pertama dan kita operasikan per Juni 2021," lanjutnya.

Jhonny menambahkan, pihaknya telah melakukan proses pengadaan maupun peralihan ke bus listrik sejak 2019. Hanya saja, memang ada beberapa hal yang patut diselesaikan sebelum dioperasikan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Satu diantaranya, terdapat hubungan yang berkesinambungan antara pengelola (layanan angkutan) dengan para operator, di samping aturan main dari operasional bus listrik.

Lebih jauh, ia pun memastikan pengadaan bus listrik saat ini telah melalui tahapan pemeriksaan dan uji coba dari berbagai pihak.

Kemudian, hingga akhir 2021 pihak perseroan menargetkan bisa mengoperasikan 100 unit bus listrik secara bertahap.

Baca juga: Salah Kaprah Pengemudi Bus yang Berujung Celaka

Bus listrik yang beroperasi di kawasan wisata Monas. ANTARA/ Livia Kristianti Bus listrik yang beroperasi di kawasan wisata Monas.

"Kemudian di tahun ini kita menargetkan kita minimum 100 unit bus listrik yg akan kita operasikan. Kalau ini bisa jalan ini adalah milestone penting sebuah kesuksesan kecil menuju goals yang lebih besar di 2030 nanti," ucap Jhonny.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan bahwa salah satu persoalan Jakarta saat ini adalah polusi udara yang diakibatkan asap kendaraan.

Ia menilai, bus listrik merupakan solusi yang tepat untuk membebaskan Ibu Kota dari emisi berbahaya akibat polusi bahan bakar fosil.

Baca juga: Instalasi Listrik Jadi Salah Satu Sebab Bus Bisa Terbakar

“Transportasi listrik menjadi salah satu solusi yang layak untuk dibahas, dipertimbangkan, dan kita semua sedang menuju kepada model transportasi bebas emisi, salah satunya berbasis listrik,” kata dia.

Anies berharap keberadaan bus listrik Transjakarta bisa mendorong pihak lain untuk memproduksikan bus listrik. Pemprov DKI akan berupaya mendukung dengan memberikan berbagai insentif.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.